Angin Kencang di Bogor Rusak 90 Rumah Warga, Dua Keluarga Mengungsi

- Senin, 25 Mei 2026 | 07:20 WIB
Angin Kencang di Bogor Rusak 90 Rumah Warga, Dua Keluarga Mengungsi

Angin kencang yang menerjang kawasan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu siang menyebabkan kerusakan pada 90 unit rumah warga. Peristiwa itu terjadi di Desa Tamansari, Kecamatan Rumpin, sekitar pukul 14.30 WIB, menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, mengungkapkan bahwa dampak utama dari bencana ini adalah kerusakan pada bagian atap dan genting rumah. “Curah hujan tinggi disertai angin kencang mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap dan genting,” ujarnya.

Berdasarkan data BPBD, rumah-rumah yang terdampak tersebar di Kampung Parakanomas, tepatnya di RT 01, 02, dan 03 RW 01. Dari total 90 rumah yang rusak, tujuh di antaranya mengalami kerusakan sedang, sementara 83 lainnya tergolong rusak ringan. Kerusakan sedang meliputi tembok yang ambruk hingga atap yang terbawa angin, sedangkan kerusakan ringan didominasi oleh atap dan genting yang beterbangan.

Akibat kejadian ini, dua keluarga yang terdiri dari sepuluh jiwa terpaksa mengungsi ke rumah kerabat di sekitar lokasi. Kondisi rumah mereka mengalami kerusakan yang cukup parah pada bagian atap, sehingga tidak aman untuk dihuni sementara waktu. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

BPBD Kabupaten Bogor segera menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi untuk melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan aparatur setempat. Selain itu, petugas juga memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat serta mendistribusikan bantuan terpal sebagai penanganan sementara. “Petugas juga telah mendistribusikan bantuan terpal kepada warga terdampak untuk penanganan sementara,” kata Adam.

Sementara itu, sebagian warga mulai memperbaiki rumah mereka secara mandiri. Hingga saat ini, kondisi di lokasi kejadian dilaporkan mulai kondusif dan sejumlah rumah telah diperbaiki sementara agar tetap dapat dihuni. BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi, terutama hujan deras disertai angin kencang yang berpotensi menimbulkan kerusakan bangunan maupun pohon tumbang.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar