Jalan Nasional Trenggalek-Ponorogo Ditutup Akibat Longsor Batu dan Kabut Tebal, Lalu Lintas Dialihkan

- Jumat, 22 Mei 2026 | 11:15 WIB
Jalan Nasional Trenggalek-Ponorogo Ditutup Akibat Longsor Batu dan Kabut Tebal, Lalu Lintas Dialihkan

Ruas jalan nasional yang menghubungkan Trenggalek dan Ponorogo di kilometer 16 terpaksa ditutup sementara menyusul guguran material batu dari lereng perbukitan yang membahayakan pengguna jalan. Keputusan ini diambil untuk menjaga keselamatan masyarakat, sementara arus lalu lintas dialihkan melalui jalur alternatif yang telah disiapkan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, mengonfirmasi bahwa penutupan akses utama dilakukan sejak pukul 4.30 WIB, Jumat (22/5/2026). Menurutnya, langkah ini merupakan respons cepat terhadap kondisi di lapangan yang dinilai berisiko tinggi.

“Betul, tadi pagi KM 16 di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Trenggalek kami tutup sementara karena ada material batu yang jatuh. Ini kami lakukan demi keamanan bersama,” ujar Triadi.

Selain ancaman longsor, kabut tebal yang menyelimuti kawasan tersebut turut memperburuk jarak pandang pengendara. Kombinasi kedua faktor ini mendorong pihak berwenang untuk segera menutup jalur guna meminimalkan potensi kecelakaan fatal.

“Kami ingin yang melintasi jalur ini selamat semua, jangan sampai kejadian mobil tertimpa batu kembali terjadi,” tegasnya.

Sementara itu, kendaraan roda dua dan kendaraan pribadi diarahkan melewati jalur alternatif bawah yang tersedia. Namun, jalur tersebut tidak direkomendasikan bagi truk bermuatan besar maupun kendaraan berat karena kondisi jalan yang sempit.

“Saat ini kami lakukan pengaturan agar lalu lintas dari Ponorogo menuju Trenggalek dan sebaliknya lancar. Gantian karena jalurnya sempit,” imbuh Triadi.

Hingga berita ini diturunkan, upaya pemantauan dan pembersihan material masih terus dilakukan oleh tim gabungan di lapangan. Belum ada kepastian kapan ruas jalan nasional tersebut dapat kembali dibuka secara penuh.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar