Perayaan Waisak Nasional tahun 2026 akan kembali memusatkan seluruh rangkaian acaranya di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, pada Minggu, 31 Mei 2026, dengan ribuan umat Buddha dari berbagai daerah diperkirakan akan hadir dalam perayaan keagamaan tersebut.
Pengelola Taman Wisata Candi Borobudur telah menerbitkan sejumlah ketentuan yang wajib dipatuhi oleh setiap pengunjung. Aturan ini diterapkan untuk menjaga ketertiban, kenyamanan, serta kekhusyukan jalannya ibadah selama acara berlangsung. Informasi tersebut disampaikan melalui kanal resmi pengelola sebagai panduan bagi masyarakat yang ingin mengikuti rangkaian acara.
Setiap pengunjung diwajibkan mengenakan pakaian berwarna putih dan sopan, hadir tepat waktu, serta wajib menggunakan gelang identitas sebelum memasuki area Candi Borobudur. Selain itu, pengunjung diminta menjaga ketenangan, membuang sampah pada tempatnya, dan mengawasi anak-anak selama berada di lokasi. Bagi lansia dan penyandang disabilitas, panitia telah menyediakan area khusus. Pengunjung juga disarankan membawa air minum dalam tumbler, dan jika membawa payung, direkomendasikan yang berwarna putih.
Di sisi lain, panitia menetapkan sejumlah larangan tegas selama acara. Pengunjung dilarang membawa makanan dan minuman berwarna ke area lampion, memanjat pagar pembatas, merokok, serta membawa obat-obatan terlarang, kembang api, atau senjata tajam. Penerbangan drone tanpa izin juga tidak diperkenankan. Larangan lainnya mencakup memasuki area lampion tanpa tiket, menggunakan tripod yang mengganggu peserta lain, serta mengambil foto atau video di dekat bhikkhu yang sedang beribadah. Panitia juga melarang pengunjung membawa pulang properti dari area lampion atau membawa lampion dari luar yang bukan berasal dari panitia.
Panitia berhak melakukan pemeriksaan tas dan badan, serta menyita barang-barang yang tidak sesuai dengan ketentuan area acara. Pengunjung juga dapat diarahkan untuk menyesuaikan pakaian mereka dengan regulasi yang berlaku.
Sementara itu, perayaan Waisak Nasional Indonesia 2570 BE/2026 mengusung tema “Dharma Sebagai Sumber Moral dan Kebijaksanaan: Cinta Kasih Sumber Perdamaian Dunia.” Puncak perayaan Tri Suci Waisak dijadwalkan berlangsung pada 31 Mei 2026 pukul 15.44.44 WIB di kawasan Candi Borobudur.
Rangkaian kegiatan telah dimulai sejak awal Mei. Pada 3 Mei 2026, digelar Karya Bakti di Taman Makam Pahlawan, disusul Bakti Sosial Kesehatan dan Pengobatan Gratis pada 23-24 Mei 2026. Selanjutnya, pada 29 Mei 2026 dilakukan Pengambilan Air Dharma, dan sehari kemudian, 30 Mei 2026, berlangsung Pengambilan Api Abadi serta Pindapata Waisak. Seluruh rangkaian ini akan berpuncak pada perayaan Tri Suci Waisak di Candi Borobudur pada 31 Mei 2026.
Artikel Terkait
Singapura Kukuh di Puncak, Jakarta Tertinggal Jauh dalam Daftar Rata-Rata Gaji Tertinggi ASEAN 2026
Wamendagri Dorong Sensus Orang Asli Papua untuk Ketepatan Program dan Anggaran
Kebakaran di Dapur SPPG Bogor Akibat Bocoran Tabung Gas, Karyawan Lempar Tabung ke Luar Ruangan
Presiden Dinilai Perlu Rumuskan Kembali Haluan Strategis Bangsa di Tengah Krisis Global