Media Italia, Sky Sport Italia, melaporkan kondisi terkini kapten Tim Nasional Indonesia, Jay Idzes, yang berada dalam status meragukan menjelang FIFA Matchday Juni 2026. Bek tengah berusia 25 tahun itu mengalami cedera tumit saat membela Sassuolo dalam laga melawan AC Milan, yang membuatnya harus ditarik keluar pada babak kedua meskipun timnya menang 2-0. Cedera tersebut kemudian memaksanya absen pada dua pertandingan beruntun melawan Torino dan Lecce, yang keduanya berakhir dengan kekalahan bagi Sassuolo.
Skuad Garuda dijadwalkan melanjutkan persiapan menuju Piala Asia 2027 dengan menghadapi Oman dan Mozambik pada bulan depan. Pelatih John Herdman, yang kini menukangi timnas, berharap dapat meramu komposisi pemain terbaik melalui dua laga uji coba tersebut. Namun, kondisi fisik sang kapten menjadi tanda tanya besar.
Menurut laporan Sky Sport Italia, Idzes masih belum dipastikan tampil pada giornata ke-38 melawan Parma, akhir pekan ini. Statusnya disebut “meragukan” karena kebugarannya belum pulih sepenuhnya. Situasi ini secara langsung memengaruhi peluangnya untuk dipanggil memperkuat Indonesia pada FIFA Matchday Juni mendatang.
Meski demikian, kabar baiknya adalah tidak ada indikasi bahwa Idzes mengalami cedera serius yang memerlukan waktu pemulihan panjang. Ia berpotensi pulih dalam waktu dekat. Namun, belum ada jaminan bahwa ia akan tersedia saat timnas berlaga bulan depan.
Sassuolo sendiri sudah tidak memiliki kepentingan berarti di sisa musim ini. Tim promosi tersebut telah memenuhi target utama, yaitu aman dari degradasi, meskipun masih menyisakan satu pertandingan melawan Parma. Kondisi ini setidaknya memberi ruang bagi Idzes untuk fokus pada pemulihan tanpa tekanan kompetisi yang tinggi.
Artikel Terkait
Alex Marquez Alami Patah Tulang Selangka dan Cedera Tulang Leher Usai Kecelakaan di MotoGP Catalunya
Petugas PPSU di Jatinegara Jadi Korban Penusukan Usai Tegur Remaja Pakai Sepatu di Lantai Baru Dipel
Tiga Pekerja Tewas Keracunan Gas Saat Perbaiki Palka Tongkang di Muarojambi
Sidang Tuntutan Empat Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Ditunda ke 3 Juni