Pengendara Motor Asal Mojokerto Tewas dalam Kecelakaan Tunggal di Kulonprogo

- Senin, 18 Mei 2026 | 12:30 WIB
Pengendara Motor Asal Mojokerto Tewas dalam Kecelakaan Tunggal di Kulonprogo

Seorang pengendara motor asal Mojokerto, Jawa Timur, ditemukan tewas di pinggir Jalan Nanggulan-Muntilan, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Minggu sore. Korban yang diketahui berinisial MAR, berusia 24 tahun, tergeletak di samping kendaraannya, sebuah sepeda motor Honda Grand bernomor polisi S 5721 QI, dan diduga menjadi korban kecelakaan lalu lintas tunggal.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga yang hendak menuju kebun untuk mencari sayuran. Saat melintas di lokasi kejadian, saksi melihat sepeda motor terparkir di pinggir jalan dan seorang pria tergeletak tak bergerak di sampingnya. Saksi kemudian memanggil warga lain untuk memastikan kondisi korban sebelum melaporkan kejadian itu ke Polsek Nanggulan.

Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko, membenarkan adanya peristiwa nahas tersebut. Ia menyatakan bahwa korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan sejumlah luka di tubuhnya.

“Benar, telah terjadi peristiwa kecelakaan lalu lintas tunggal atau pengendara motor tergeletak di wilayah Nanggulan. Korban berinisial MAR (24), laki-laki, yang beralamat di Mojokerto, Jawa Timur,” ujarnya pada Senin (18/5/2026).

Petugas dari Polsek Nanggulan bersama Unit Gakkum Satlantas Polres Kulonprogo segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Selain mengevakuasi jenazah ke RSUD Nyi Ageng Serang (NAS) Sentolo untuk penanganan lebih lanjut, polisi juga mengamankan sepeda motor korban sebagai barang bukti penyelidikan.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan yang merenggut nyawa pemotor asal Mojokerto tersebut. Iptu Sarjoko pun mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, menjaga kondisi fisik saat berkendara jauh, dan tetap mengutamakan keselamatan di jalan raya,” kata Iptu Sarjoko.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar