Kepolisian Daerah Riau kembali menggelar Riau Bhayangkara Run 2026, sebuah ajang lomba lari half marathon berskala internasional yang disebut sebagai yang terbesar di Pulau Sumatera. Perlombaan ini dijadwalkan berlangsung pada 17 Juli 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara.
Event yang masuk dalam kalender nasional resmi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia ini merupakan agenda tahunan yang kini memasuki penyelenggaraan keempat. Pada edisi sebelumnya, tepatnya tahun 2025, ajang ini sukses menarik partisipasi 13 ribu pelari, tidak hanya dari dalam negeri tetapi juga dari mancanegara.
Untuk tahun ini, panitia membuka kesempatan bagi 15 ribu peserta untuk ambil bagian. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran Polda Riau sekaligus Ketua Panitia Riau Bhayangkara Run, Kombes Daniel, dalam keterangan resminya pada Sabtu, 9 Mei 2026.
“Untuk tahun ini kami membuka kesempatan kepada 15.000 peserta untuk berpartisipasi,” ujar Kombes Daniel.
Penyelenggaraan Riau Bhayangkara Run 2026 mengusung tema yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Selain sebagai ajang olahraga, kegiatan ini juga mengkampanyekan semangat ‘berlari untuk menjaga bumi’ atau run for earth. Diharapkan, event ini mampu membangkitkan kesadaran publik untuk menghijaukan kembali alam dan lingkungan.
Tema tersebut sejalan dengan program Green Policing yang diinisiasi oleh Kapolda Riau, Inspektur Jenderal Polisi Herry Heryawan. Program ini menekankan pada pendekatan kepolisian yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Ada tiga kategori lari yang akan dilombakan dalam ajang ini, yaitu 5 kilometer, 10 kilometer, dan 21 kilometer. Masing-masing kategori dibuka untuk kelas internasional maupun domestik.
Panitia menargetkan Riau Bhayangkara Run 2026 menjadi edisi paling meriah dan besar dalam empat tahun terakhir. Rangkaian persiapan telah dimulai sejak April 2026, mencakup penyiapan sarana dan prasarana pendukung.
Puncak acara akan digelar pada 17 Juli 2026 dengan garis start dan finis di halaman Markas Kepolisian Daerah Riau. Rencananya, kegiatan ini akan dihadiri oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo, sejumlah pegiat lingkungan hidup, serta duta anti narkoba.
Artikel Terkait
252 Siswa di Jakarta Timur Diduga Keracunan Usai Makan Program MBG, Pangsit Tahu Masam Jadi Sorotan
Wamendagri: Kendari Berpotensi Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE di Indonesia Timur
PGN Terapkan Ekonomi Sirkular dengan Kelola Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai Guna
26 Siswa Masih Dirawat Usai Diduga Keracunan Pangsit Isi Tahu di Pulogebang