Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, H. Muhammad Rofiqi, turun langsung menyalurkan bantuan pangan dan nutrisi kepada warga lanjut usia yang tengah sakit di Desa Pakauman Ulu, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen menjaga ketahanan pangan hingga ke lapisan masyarakat yang paling membutuhkan.
Kegiatan tersebut, menurut Rofiqi, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan bahwa program ketahanan pangan nasional harus dirasakan oleh seluruh rakyat tanpa terkecuali. Kelompok rentan dan masyarakat dengan keterbatasan fisik menjadi prioritas utama dalam program ini.
"Kami percaya tidak ada yang boleh tertinggal dalam urusan ketahanan pangan, terutama mereka yang memiliki keterbatasan fisik untuk mencari nafkah. Kesejahteraan pangan harus menyentuh mereka yang paling membutuhkan," ujar Rofiqi dalam keterangan tertulis, Kamis (7/5/2026).
Legislator asal Partai Gerindra itu menegaskan bahwa memastikan kecukupan pangan dan nutrisi bagi warga lansia yang tengah berjuang melawan penyakit merupakan tanggung jawab sosial yang tidak boleh diabaikan. Ia menyebut hal tersebut sebagai prioritas yang tidak boleh tertunda.
"Bagi kami, memastikan kecukupan pangan dan nutrisi bagi warga lansia yang sedang berjuang melawan sakit adalah prioritas yang tidak boleh tertunda," kata Rofiqi.
Melalui kegiatan sosial ini, timnya ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan perhatian dan dukungan di tengah kondisi sulit. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus menghadirkan semangat dan kepedulian di tengah masyarakat.
"Melalui langkah nyata ini, kami ingin memastikan bahwa dalam kondisi apa pun, tidak ada satu pun warga yang merasa berjuang sendirian untuk memenuhi kebutuhan dasarnya," jelas Rofiqi.
Rofiqi berharap bantuan yang disalurkan dapat membawa manfaat bagi para penerima. "Semoga bantuan kecil ini membawa berkah, kesehatan, dan senyuman untuk masyarakat," tutupnya.
Artikel Terkait
Bakom Bantah Ada Kerja Sama dengan Indonesia New Media Forum Usai Pertemuan Audiensi
Sidang Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS: Eks Kepala BAIS Sebut Terdakwa Tak Terlibat Operasi Intelijen
Lampu Skywalk Kebayoran Padam, Transjakarta Minta Maaf dan Koordinasi Perbaikan
Mantan Kepala BAIS Sebut Kemungkinan Adanya Agen Ganda di Kasus Penyerangan Andrie Yunus