Di tengah hiruk-pikuk pemanggilan pemain untuk memperkuat Timnas Indonesia, nama Ronaldo Kwateh seolah lenyap dari perbincangan. Padahal, pemain kelahiran Bantul, 19 Oktober 2004, ini pernah menjadi sorotan utama berkat penampilannya yang gemilang di berbagai kelompok usia tim nasional.
Ronaldo Kwateh tidak hanya tampil memukau bersama Timnas Indonesia U-17 dan U-23, tetapi juga sempat menorehkan sejarah di level senior. Ia tercatat sebagai pemain termuda yang menjalani debut bersama skuad Garuda saat menghadapi Timor Leste dalam laga uji coba pada 27 Januari 2022. Saat itu, usianya baru menginjak 17 tahun, tiga bulan, dan delapan hari. Prestasi tersebut membuat banyak pihak berharap ia akan menjadi andalan dan tumpuan utama timnas di masa depan.
Namun, seiring berjalannya waktu, eks pemain Madura United yang juga pernah merumput bersama klub Thailand, Muangthong United, itu perlahan tenggelam. Kariernya yang sempat bersinar kini meredup, dan ia jarang kembali menjadi bahan perbincangan publik.
Pada tahun 2025, Ronaldo Kwateh sempat bergabung dengan Semen Padang. Sayang, cedera yang terus menghantuinya memaksanya untuk menepi dari kompetisi BRI Super League 2025/2026. Kondisi ini membuatnya tidak lagi mendapat panggilan untuk memperkuat timnas. Ia juga tidak masuk dalam daftar 23 pemain yang akan mengikuti pemusatan latihan (TC) di bawah asuhan pelatih John Herdman pada akhir Mei mendatang.
Artikel Terkait
Hakim Perintahkan Oditur Hadirkan Ahli Kimia untuk Uji Cairan Penyiraman Aktivis KontraS
Kecelakaan Tol JORR Jatiwarna: Colt Diesel Pengangkut Jagung Terguling, Muatan Berserakan di Jalan
Mendagri Tito Karnavian Desak Kepala Daerah Hentikan Cara Konvensional Atasi Kemiskinan dan Pengangguran
Komisi VIII DPR Desak Hukuman Maksimal bagi Pimpinan Ponpes Tersangka Pemerkosaan Santriwati