Delegasi Palestina Temui Menteri Fadli Zon, Bahas Bantuan Pendidikan dan Rencana Museum Genosida di Indonesia

- Rabu, 06 Mei 2026 | 10:45 WIB
Delegasi Palestina Temui Menteri Fadli Zon, Bahas Bantuan Pendidikan dan Rencana Museum Genosida di Indonesia

Delegasi kemanusiaan Palestina yang dipimpin oleh Taysir Hamdan Sulaiman melakukan kunjungan resmi ke Kementerian Kebudayaan dan bertemu langsung dengan Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Jakarta, Selasa siang. Pertemuan yang berlangsung di kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta Pusat, itu menjadi forum bagi kedua pihak untuk membahas isu kemanusiaan yang mendesak serta rencana pendirian museum genosida Palestina di Indonesia.

Taysir hadir tidak sendirian. Ia didampingi oleh Fahmi Salim selaku Direktur Baitul Maqdis Institute, Ilham Aznun yang menjabat Direktur Amanah Kemanusiaan Global (AMAL) Jabodetabek, serta aktivis kemanusiaan Neno Warisman. Dalam pertemuan tersebut, Taysir menyampaikan secara langsung kondisi terkini rakyat Palestina yang masih bergulat dengan krisis kemanusiaan yang berkepanjangan.

Ia mengajak masyarakat internasional, termasuk Indonesia, untuk terus berkontribusi dalam upaya pemulihan sosial dan pendidikan di Palestina. Salah satu poin utama yang menjadi perhatian dalam pertemuan itu adalah permohonan bantuan kemanusiaan untuk pengembangan fasilitas pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus di wilayah Palestina, khususnya di Kota Al-Quds.

Di sisi lain, delegasi juga mengajukan permohonan dukungan untuk penyelenggaraan seminar kemanusiaan di berbagai kampus di Indonesia. Inisiatif ini dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap isu yang dihadapi rakyat Palestina. Taysir pun secara khusus mengajak personel TNI yang direncanakan akan bertugas dalam misi kemanusiaan di Gaza, serta masyarakat Indonesia secara luas, untuk terus menunjukkan solidaritas.

Sementara itu, Fahmi Salim dan Neno Warisman turut mengusulkan langkah strategis berupa pembangunan Museum Genosida Palestina di Indonesia. Gagasan ini diharapkan dapat menjadi pusat edukasi dan dokumentasi sejarah yang memperkuat pemahaman publik tentang perjuangan rakyat Palestina.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar