Medan, kota yang satu ini lagi serius banget urusan digitalisasi layanan publik. Bukan cuma bikin hidup rakyat lebih gampang, langkah ini juga dianggap bisa jadi motor buat ngebut di bidang ekonomi. Ada dua aplikasi yang jadi andalan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, dalam menjalankan roda pemerintahannya.
Pertama, SmartTax. Ini inovasi digital dari Pemkot Medan yang fungsinya buat memudahkan proses pendaftaran, pelaporan, dan pembayaran pajak daerah. Kedua, ada Qresto kependekan dari Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization. Sistem ini memungkinkan pembayaran pajak daerah dengan pemisahan tagihan (split bill) secara real-time. Praktis, kan?
Berkat dua aplikasi ini, Pemkot Medan berhasil menyabet penghargaan bergengsi: Excellent City in Digital Public Service di ajang National Governance Awards (NGA) 2026. Acaranya digelar di Jakarta, tepatnya Jumat, 24 April 2026. Penghargaan di bidang tata kelola pemerintahan elektronik (e-government) ini memacu semangat mereka untuk terus mempersempit jarak antara pemerintah dan masyarakat lewat inovasi digital.
Menurut Rico, dunia digital sekarang sudah jadi keseharian masyarakat. βIni harus terus dimanfaatkan agar masyarakat makin dekat dengan pemerintahnya. Jarak antara pemerintah dengan masyarakat itu harus diperkecil,β ujarnya usai menerima penghargaan.
Profil dan Potensi Kota Medan
Letak Geografis
Dari segi geografis, Medan punya posisi yang strategis banget. Di bagian utara, kota ini berbatasan langsung dengan Selat Malaka. Alhasil, jaraknya relatif dekat dengan kota-kota maju seperti Pulau Penang, Kuala Lumpur di Malaysia, bahkan Singapura. Luas wilayah administrasinya sendiri sudah beberapa kali berubah, menyesuaikan dengan dinamika pembangunan.
Profil Demografi
Pada tahun 2020, jumlah penduduk Medan tercatat sebanyak 2.524.341 jiwa. Rata-rata peningkatannya sekitar 0,27 persen per tahun selama periode 2016-2020. Dengan jumlah penduduk sebesar itu, Medan punya pangsa pasar barang dan jasa yang relatif besar. Ini jelas jadi daya tarik tersendiri bagi produsen dan tenaga kerja.
Kalau dilihat dari komposisi usia, kelompok terbesar ada di rentang 10-14 tahun (8,81%), disusul kelompok usia 35-39 tahun (8,57%). Sementara itu, kelompok usia terkecil ada di rentang 70-74 tahun.
Potensi Ekonomi
Bicara soal ekonomi, pertumbuhan Kota Medan tahun 2023 terhadap tahun sebelumnya mencapai 5,04 persen (year-on-year). Kalau dirinci dari sisi produksi, ada tiga sektor yang tumbuh paling tinggi. Pertama, sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum yang tumbuh 12,65 persen. Kedua, Transportasi dan Pergudangan sebesar 11,16 persen. Ketiga, Jasa Lainnya sebesar 10,38 persen.
Nilai PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Medan atas dasar harga berlaku tahun 2023 mencapai Rp 303,31 triliun. Sementara atas dasar harga konstan 2010, angkanya Rp 173,44 triliun. Struktur ekonominya didominasi oleh tiga lapangan usaha utama: Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor (26,64%), Konstruksi (18,60%), dan Industri Pengolahan (14,07%).
Profil Wali Kota Medan
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas. Metro TV
Rico Tri Putra Bayu Waas atau yang akrab disapa Rico Waas adalah politikus Partai NasDem. Lahir pada 5 Juli 1986, ia menjabat sebagai Wali Kota Medan untuk periode 2025β2030. Pelantikannya dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada 20 Februari 2025.
Riwayat Pendidikan
- SD Harapan Medan
- SMP Negeri 1 Medan
- SMA Negeri 2 Medan
- Diploma 3 (D3) di Akademi Teknologi Grafika Trisakti
- Sarjana (S1) dari jurusan Desain Komunikasi Visual di Universitas Bina Nusantara (Binus)
Karier Politik
- Kader Partai NasDem sejak tahun 2011
- Ketua DPW Garpu NasDem Sumatra Utara pada tahun 2022
- Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW NasDem Sumatra Utara untuk periode 2024β2029 (ditetapkan pada tahun 2025)
Artikel Terkait
Human Initiative Luncurkan Flash Sale Qurban Rp1,7 Juta per Bagian Sapi, Fokus ke Indonesia Timur dan Afrika
Mayapada Hospital Hadirkan Teknologi Kedokteran Nuklir PET-CT dan SPECT-CT untuk Deteksi Dini Kanker
Truk Mogok di Perlintasan, Kereta Api Dhoho Tabrak Dump Truk di Blitar
Warga Jerman Buron Imigrasi Selama Tiga Tahun karena Overstay Ditangkap di Bantul