Warga dibuat kagum oleh kejujuran Ipda Adi Sukarmin. Polisi lalu lintas ini nemu tas berisi uang Rp 23 juta plus perhiasan milik pemudik di Lampung. Dan yang bikin salut, semuanya dikembalikan utuh ke pemiliknya.
Atas tindakannya itu, Panit 1 Induk 5 Satuan PJR Polda Lampung ini diusulkan masuk Hoegeng Awards 2026. Banyak yang menilai Ipda Adi adalah sosok polisi jujur dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Pemilik tas, Antoni, ternyata warga Jakarta yang lagi mudik ke Sumatera Selatan. Isi tasnya? Lumayan bikin deg-degan: uang tunai Rp 23 juta, jam tangan, perhiasan, satu kunci kontak motor, plus dua kunci kontak mobil.
Waktu dihubungi detikcom, Anton cerita kronologinya. Katanya, dia mampir ke minimarket di Rest Area 116 A Tol Trans Sumatera buat istirahat. Setelah dirasa cukup, dia lanjut perjalanan.
Tanpa sadar, tas selempang coklatnya ketinggalan di depan minimarket. Baru di tengah jalan, Anton nyadar. Alhasil, dia muter balik.
Sampai di rest area, Anton langsung nemuin polisi yang jaga di Pospam Rest Area 116 A. Dengan agak panik, dia bilang kehilangan tas dan menduga tasnya tertinggal di kursi salah satu minimarket.
Petugas lalu menginterogasi Anton. Tujuannya buat mencocokkan tas yang hilang dengan yang udah ditemukan. Syukurnya, tas Anton memang ditemukan sama Ipda Adi dan langsung diamankan.
"Saya benar-benar tidak menyangka tas saya yang berisi uang dan barang berharga bisa kembali dengan utuh," kata Anton, Kamis (26/3/2026).
Dia juga ngapresiasi kejujuran Ipda Adi dan tim. Anton bilang terima kasih banget.
"Terima kasih kepada bapak polisi di Pospam Rest Area 116 A Polres Lampung Tengah yang sudah menjaga dan mengembalikan barang saya," ucapnya.
Cerita dari Sisi Ipda Adi
Dihubungi terpisah, Ipda Adi cerita gimana awalnya nemu tas itu. Kejadiannya Senin, 16 Maret 2026, sekitar jam 11.00 WIB. Waktu itu, Ipda Adi dan rekannya lagi patroli di Rest Area 116 A Tol Trans Sumatera.
"Tak lama kemudian menemukan 1 buah tas yang tergeletak di kursi Indomaret, kemudian membawa tas tersebut ke Pospam untuk diamankan sementara," kata Ipda Adi.
Setelah tas dibawa ke Pospam, Ipda Adi langsung lapor ke Kapolsek Bumi Ratu Nuban Iptu Meidy Hariyanto dan Kapospam Rest Area 116 A Ipda Jusprayer Hutagaol. Pengumuman soal temuan ini juga disiarkan lewat pengeras suara.
"Selang 3 jam kemudian datanglah pemilik tas tersebut yang bernama Antoni dari Jakarta hendak mudik ke Sumatera Selatan yang sebelumnya sudah sampai daerah Bukit Kemuning, Lampung Utara," ujarnya.
Bersama Antoni dan Kapospam, Ipda Adi buka tas itu. Semua dicek bareng-bareng. Hasilnya? Lega. Isi tas Anton lengkap, gak ada yang kurang.
"Alhamdullah setelah dicek isi barang tas tersebut tidak ada yang kurang, baik uang maupun barang berharga," ujarnya.
Ipda Adi juga ngasih alasan kenapa milih amanin tas itu ke Pospam. Katanya, dia gak mau tergoda buka isi tas sendirian. Biar gak jadi fitnah. Makanya, dia tunggu pemiliknya datang buat cek bareng.
Dengan kejadian ini, Ipda Adi bersyukur bisa bantu pemudik yang ketinggalan barang. Semuanya balik utuh.
"Kita sebagai aparat, terlepas dari situ kita sebagai manusia, orang lagi kesusahan ya kita bantu," imbuhnya.
Simak juga Video 'Novel Baswedan: Saya Sangat Yakin Banyak Anggota Polri yang Baik':
Artikel Terkait
54 Korban Kecelakaan KA Argo Bromo vs KRL Dirawat di RSUD Bekasi, 3 Tewas
Tabrakan Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur, Dipicu Taksi Tertemper di Perlintasan
KAI Daop 8 Surabaya Batalkan Tiga Perjalanan Kereta Jarak Jauh Akibat Dampak Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur
Kemenhub Evaluasi Taksi Green SM dan Double-Double Track Usai Kecelakaan Maut di Stasiun Bekasi Timur