Rocky Gerung Hadir dan Ngobrol Santai dengan Prabowo Usai Pelantikan Enam Pejabat Baru

- Selasa, 28 April 2026 | 08:05 WIB
Rocky Gerung Hadir dan Ngobrol Santai dengan Prabowo Usai Pelantikan Enam Pejabat Baru

Presiden Prabowo Subianto melantik enam pejabat baru kemarin. Acaranya berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026). Tapi yang bikin ramai, ada momen menarik di sela-sela pelantikan itu. Rocky Gerung, akademisi yang kerap kritis, terlihat hadir dan bahkan sempat ngobrol langsung dengan Presiden.

Begini ceritanya. Usai prosesi pelantikan yang mencakup Menteri hingga Kepala Badan Prabowo menyalami satu per satu pejabat baru beserta pendamping mereka. Suasananya hangat, lumayan formal. Tapi kemudian, pandangan mata tertuju pada sosok Rocky yang duduk di jajaran tamu.

Prabowo mendekat. Mereka bersalaman. Rocky tersenyum. Syahganda Nainggolan, yang juga hadir sebagai Dewan Direktur Great Institute, ikut menyalami Presiden. Beberapa saat, mereka terlihat mengobrol santai. Rocky dan Syahganda bahkan tertawa seperti ada obrolan ringan yang mengalir begitu saja.

Nah, siapa saja yang dilantik? Berikut daftarnya:

Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.
Hanif Faisol Nurofiq jadi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.
Dudung Abdurachman dipercaya sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
Muhammad Qodari mengisi pos Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.
Hasan Nasbi ditunjuk sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Komunikasi.
Dan Abdul Kadir Karding menjabat Kepala Badan Karantina Indonesia.

Yang menarik, Jumhur yang baru dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup ternyata punya kaitan erat dengan Rocky dan Syahganda. Ia adalah Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan juga Ketua Dewan Penasihat Great Institute. Jadi, kehadiran Rocky dan Syahganda sebagai tamu mungkin bukan sekadar kebetulan.

Di sisi lain, momen ini cukup mengejutkan banyak orang. Rocky Gerung selama ini dikenal vokal mengkritik pemerintah. Tapi di acara ini, ia duduk sebagai tamu, bersalaman, dan tertawa bersama Presiden. Entah apa yang mereka bicarakan tapi setidaknya, suasana terlihat cair.

Menurut sejumlah saksi di lokasi, interaksi itu berlangsung singkat. Tapi cukup untuk jadi perbincangan hangat di media sosial. Ada yang bilang ini sinyal rekonsiliasi. Ada juga yang menganggapnya sekadar basa-basi seremonial. Tapi ya, begitulah politik selalu ada ruang untuk kejutan.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar