Sebanyak 3.091 jemaah haji asal Provinsi Riau telah tiba kembali di Tanah Air hingga Kamis, 11 Juni 2026, melalui tujuh kelompok terbang atau kloter. Sebagian besar dari mereka kini telah berkumpul kembali bersama keluarga di daerah masing-masing setelah menuntaskan rangkaian ibadah di Arab Saudi.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, menyatakan bahwa proses pemulangan berjalan tanpa hambatan berarti. “Alhamdulillah, proses pemulangan jemaah haji Riau berjalan lancar. Belum ada kendala berarti yang menghambat proses kepulangan mereka ke tanah air,” ujarnya dalam keterangan yang diterima, Jumat, 12 Juni 2026.
Dari total jemaah yang telah kembali, rinciannya mencakup 3.046 jemaah haji reguler, 14 Petugas Haji Daerah (PHD), tiga pembimbing dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 28 petugas kloter. Defizon menjelaskan bahwa beberapa jemaah sempat menjalani proses tanazul, yakni penyesuaian kelompok keberangkatan. Namun, kondisi tersebut dapat ditangani dengan baik dan tidak memengaruhi kelancaran pemulangan secara keseluruhan.
“Memang ada beberapa orang jemaah yang mengalami tanazul, tetapi semuanya dapat diakomodasi dengan baik. Proses pemulangan tetap berjalan sesuai jadwal,” katanya.
Defizon optimistis seluruh rangkaian pemulangan jemaah haji asal Riau akan rampung sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah. Kloter terakhir dijadwalkan meninggalkan Arab Saudi pada akhir Juni 2026 dan tiba di Batam sehari setelahnya. “Insyaallah seluruh rangkaian pemulangan dapat berjalan lancar hingga akhir,” ujarnya.
Sementara itu, Kementerian Haji dan Umrah telah memulai evaluasi terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Evaluasi ini mencakup berbagai aspek layanan, mulai dari transportasi, akomodasi, konsumsi, hingga pelayanan kesehatan dan pendampingan jemaah. “Langkah ini dilakukan sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan pada musim haji mendatang. Kami ingin penyelenggaraan ibadah haji semakin baik, nyaman, aman, dan memberikan kepuasan bagi seluruh jemaah Indonesia,” tutup Defizon.
Artikel Terkait
Piala Dunia 2026 Dibuka Spektakuler di Meksiko, El Niño Rekor Terkonfirmasi, dan Wabah Ebola di Kongo Kian Meluas
Rupiah Tembus Level Psikologis di Bawah Rp18.000 per Dolar AS Usai BI Naikkan Suku Bunga
Pria 24 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Depan SPBU Bogor, Diduga Kecelakaan Tunggal
KPK Periksa Dua Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Investasi di Perusahaan Patungan Pertamina-Jepang