PB ORADO: Kejurnas 2026 Jadi Fondasi Pembinaan Atlet Domino Berkelanjutan

- Senin, 27 April 2026 | 03:45 WIB
PB ORADO: Kejurnas 2026 Jadi Fondasi Pembinaan Atlet Domino Berkelanjutan

Bogor – Ketua Umum PB ORADO, Yooky Tjahrial, punya harapan besar. Kejuaraan Nasional (Kejurnas) ORADO 2026, menurut dia, bukan sekadar ajang cari juara. Lebih dari itu, ini soal fondasi. Fondasi buat pembinaan atlet ke depannya.

ORADO baru saja menggelar kejurnas edisi perdananya. Tempatnya di JSI Resort, Megamendung, Jawa Barat. Acaranya dari Jumat sampai Minggu. Lumayan panjang, tapi katanya seru.

“Melalui Kejurnas ini, kami tidak hanya menentukan juara, tetapi juga membangun fondasi pembinaan yang berkelanjutan,” ujar Yooky dalam konferensi pers, Minggu. “Tujuannya jelas, biar domino makin berkembang sebagai olahraga prestasi.”

Nah, bicara soal juara, ada dua kategori yang dipertandingkan: senior dan junior. Untuk junior, Sulawesi Selatan keluar sebagai yang terbaik. Sementara itu, di kategori senior, Bangka Belitung tim B berhasil membawa pulang gelar juara.

Di sisi lain, Ketua Harian PB ORADO, Giri Bayu Kusumah, punya pandangan sendiri. Menurut dia, keberhasilan turnamen ini nggak lepas dari kesiapan sistem. “Konsistensi dalam pelaksanaan teknis menjadi kunci,” tegas Giri. “Supaya kompetisi berjalan adil, transparan, dan sportivitas tetap dijunjung tinggi.”

Lalu, ada juga Henry Kurnia Adhi, Ketua Bidang Humas PB ORADO. Penilaiannya? Kejuaraan ini sukses. Bukan cuma dari sisi kompetisi, tapi juga dari atmosfer kebersamaan yang tercipta. “Domino hadir sebagai olahraga strategi yang inklusif,” kata Henry. “Bisa dinikmati berbagai kalangan, dan terus berkembang di Indonesia.”

Namun begitu, ada yang menarik. ORADO juga mengadakan pertandingan eksibisi. Pesertanya adalah provinsi-provinsi yang belum lolos ke babak perdelapan final. Termasuk tim PB ORADO sendiri ikut serta. Uniknya, tim yang berhadapan dengan PB ORADO dapat skema khusus. Hadiahnya lebih besar dari biasanya. Ya, semacam bonus tersendiri lah.

Jadi, intinya, kejurnas ini bukan cuma soal piala. Ada cerita di baliknya. Ada semangat, ada strategi, dan ada harapan buat masa depan domino di Indonesia.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar