Horsens Jonatan Christie harus gigit jari di laga perdana fase grup Piala Thomas 2026. Bertemu Kunlavut Vitidsarn, Jojo tumbang lewat pertarungan tiga game yang melelahkan. Skor akhir: 16-21, 22-20, dan 20-22. Hasil ini membuat Indonesia tertinggal 0-1 dari Thailand.
Pertandingan berjalan sengit. Jojo sebenarnya punya peluang besar di game ketiga. Tapi, nasib berkata lain. Salah satu momen krusial terjadi saat raketnya putus di poin krusial. Ia pun mengakui kurang beruntung karena kehilangan momentum di momen penting itu.
Meski begitu, Jojo tak pelit memuji lawannya. Menurut dia, Vitidsarn punya fighting spirit luar biasa. Pemain Thailand itu dinilai mampu menahan gempuran dan membalikkan keadaan.
"Tetap mengucap syukur Puji Tuhan, bisa selesai tanpa cedera dan tadi juga sudah all out bermainnya. Kunlavut dengan fighting spirit-nya, dengan kelebihannya bisa menahan satu poin lagi dan berbalik menang," ujar Jojo.
Ia juga menyayangkan keunggulan yang sudah di depan mata.
"Sangat disayangkan saya sudah unggul 20-17 dan bola sudah tanggung tapi dia berhasil membalikkan. Satu lagi di poin 20-19, raket saya putus. Mohon maaf belum bisa menyumbangkan poin untuk Indonesia hari ini," ucapnya.
Di sisi lain, Jojo juga bercerita tentang perjuangannya di game kedua. Saat itu, Vitidsarn sudah menyentuh match point. Tapi Jojo memilih untuk tidak menyerah.
"Di gim kedua dia sudah match point tapi saya berpikir untuk tetap melakukan yang terbaik dan menemukan second win. Itu juga yang mungkin dia lakukan di gim ketiga," tutupnya.
Artikel Terkait
KPK Periksa Bupati Muara Enim Nonaktif Edison sebagai Tersangka Suap Pengaturan Temuan BPK
AS Serang Target Militer Iran, CENTCOM Sebut sebagai Bentuk Bela Diri
Harga Emas di Pegadaian Turun Serentak, UBS Paling Dalam Rp54.000 per Gram
Dari Desa ke Kampus: Perjalanan Anak Pedesaan Menembus Batas Akses dan Budaya demi Pendidikan Tinggi