Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, hadir di tengah-tengah para kepala daerah se-Sumatera. Acaranya? Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026. Sabtu (25/4/2026) kemarin, acara ini digelar di Wyndham Opi Hotel Palembang, Sumatera Selatan. Bima Arya kelihatan santai, pakai batik cokelat.
Di sana, ada juga Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, dan Pemimpin Redaksi detikcom Alfito Deannova Ginting. Mereka duduk berjejer. Bima Arya tampak ngobrol santai dengan Herman Deru dan Alfito. Suasana hangat, kayak pertemuan keluarga besar.
Acara dimulai dengan lagu Indonesia Raya. Semua berdiri, khidmat. Lalu, giliran Herman Deru naik ke panggung untuk sambutan. Suaranya lantang, penuh semangat.
"Alhamdulillah, hari ini Palembang, khususnya di Sumatera Selatan, kedatangan banyak sekali tamu. Baru saja sore tadi, pagi tadi, kami di Palembang ini menyambut para perantau Sesumbagsel," ujarnya.
Dia melanjutkan, "Hadir banyak pejabat tinggi, para menteri, para kepala lembaga yang hadir di kediaman resmi Gubernur. Tentu ini merupakan satu kehormatan bagi Provinsi Sumatera Selatan."
Menurut Herman, ada lima gubernur dan puluhan bupati serta wali kota dari Sumatera yang ikut meramaikan. "Lima gubernur dan seluruh bupati walikota sebanyak 75 orang yang hadir tadi melengkapi kebanggaan warga Sumatera Selatan karena banyak tetamu dari perantauan Sumbagsel yang berada di seluruh nusantara ini kembali ke kampung halaman," katanya. Ada rasa bangga di setiap kata-katanya.
Dia juga sempat menyinggung kejayaan Sriwijaya. Sejarah itu, katanya, jadi bagian dari identitas mereka. Herman bilang, pihaknya siap mendengar arahan dari pemerintah pusat. Siap menerima masukan.
Nah, kegiatan ini sebenarnya bukan sekadar seremoni. Ini bagian dari upaya pemerintah pusat mendorong kinerja daerah. Caranya? Lewat insentif fiskal. Dasarnya jelas: Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah. Jadi, penghargaan diberikan berdasarkan capaian kinerja. Ada juga Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 yang memperkuat soal pengelolaan keuangan daerah.
Di ajang ini, pemerintah daerah tingkat provinsi, kabupaten, dan kota di Sumatera bakal bersaing di empat kategori. Apa saja? Pengendalian Inflasi, Penurunan Tingkat Pengangguran, Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting, dan satu lagi, Entrepreneur Government atau Creative Financing. Lumayan variatif, ya.
Uniknya, Palembang jadi kota pembuka. Rangkaian kegiatan nasional ini rencananya bakal digelar di enam pulau di Indonesia. Jadi, ini baru permulaan.
Selain pemberian penghargaan, ada juga Forum Akselerator Negeri. Forum ini kayak wadah kolaborasi. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, investor, UMKM, akademisi, sampai masyarakat umum bisa duduk bareng. Dialog dan aksi, katanya. Pemimpin Redaksi detikcom, Alfito Deannova Ginting, bakal jadi moderator di forum itu. Pasti seru, deh.
Artikel Terkait
Gubernur Jateng Dorong Kontes Sapi Perah untuk Pacu Produksi Susu
Pencairan PKH Tahap II 2026 Dimulai, Pemerintah Percepat Jadwal Demi Efisiensi Data
Tito Karnavian Ajak Kepala Daerah Sumbagsel Susun Program Prioritas 2027-2029
BRILink Agen Mekaar Tembus 426 Ribu Agen, Volume Transaksi Capai Rp3,52 Triliun