Sekretaris Kabinet Teddy Tinjau Langsung Pembangunan Huntara Warga Bantaran Rel Pasar Senen

- Sabtu, 25 April 2026 | 15:35 WIB
Sekretaris Kabinet Teddy Tinjau Langsung Pembangunan Huntara Warga Bantaran Rel Pasar Senen

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Sabtu pagi (25/4/2026), turun langsung meninjau pembangunan hunian sementara atau yang biasa disebut huntara untuk warga bantaran rel di kawasan Pasar Senen. Ia datang didampingi Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin. Lokasi baru ini, kata mereka, cuma sekitar 500 meter dari rel kereta Pasar Senen.

Teddy memastikan prosesnya berjalan cepat. Tidak ada kata lambat, katanya.

“Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo, pemerintah lagi membangun hunian yang layak dan nyaman buat warga yang selama ini masih harus tinggal persis di pinggir rel kereta api, khususnya di kawasan Pasar Senen yang jaraknya cuma 2 kilometer dari pusat ibu kota,” ujar Teddy melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.

Ia menambahkan, sejak puluhan tahun lalu, masih banyak warga yang bertahan hidup di bantaran rel. Tanpa atap yang benar-benar layak. Tanpa akses air bersih, apalagi fasilitas MCK yang memadai. Keadaan itu, menurutnya, sudah tidak bisa dibiarkan.

Di sisi lain, Teddy juga menekankan bahwa pembangunan ini bisa berjalan cepat berkat kolaborasi erat antara Kementerian Perumahan dan beberapa BUMN. Ke depannya, penataan kawasan kumuh serupa akan dilakukan secara bertahap di berbagai lokasi lain. Bukan cuma di Senen saja.

“Pembangunan pun dilaksanakan dengan cepat, berkat kerjasama yang erat antara Kementerian Perumahan dan beberapa BUMN terkait. Penataan pemukiman menjadi lebih layak juga akan dilakukan di tempat lain secara bertahap dan berkala,” jelasnya.

Dari foto-foto yang beredar, deretan huntara sudah berdiri. Kelihatan rapi. Di dalamnya, ada tempat tidur dan lemari fasilitas dasar yang dulu mungkin terasa seperti mimpi bagi warga bantaran rel. Selain hunian, beberapa fasilitas umum juga mulai rampung: tempat ibadah, MCK, saluran air bersih, bahkan arena bermain anak-anak.

Sebelumnya, Presiden Prabowo secara mendadak menyambangi kawasan bantaran rel Pasar Senen pada Kamis, 26 Maret. Dalam kunjungan itu, ia mendengar langsung keluh kesah warga. Dan berjanji akan menyediakan hunian yang layak. Bukan sekadar janji politik, kata beberapa saksi, tapi ada tindak lanjut nyata.

Usai kunjungan, Prabowo langsung menggelar rapat terbatas. Ia memerintahkan sejumlah menteri dan pimpinan PT KAI untuk segera merealisasikan pembangunan hunian tersebut. Tidak ada waktu untuk santai.

Pada Jumat, 27 Maret hanya sehari setelah kunjungan tim sudah bergerak. Proses persiapan pembangunan dimulai. Lokasi baru ini memang tidak jauh dari tempat tinggal asli warga, supaya mereka tidak terlalu tercabut dari lingkungan yang sudah dikenal.

“Menurut penyampaian warga, mereka sudah tinggal puluhan tahun di pinggir rel dengan hunian serta atap terbatas. Dan Bapak Presiden ingin agar warga tersebut dapat dibuatkan tempat tinggal dan MCK yang layak untuk ditempati sesegera mungkin,” ungkap Teddy.

Nada suaranya, dari keterangan yang dibagikan, terdengar serius tapi juga ada kelegaan. Seolah-olah, akhirnya, ada yang bergerak untuk mereka yang selama ini terpinggirkan.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar