Maruarar Sirait Targetkan Renovasi 152 Rumah Kumuh di Menteng Tenggulun Rampung Juni 2026

- Sabtu, 25 April 2026 | 04:30 WIB
Maruarar Sirait Targetkan Renovasi 152 Rumah Kumuh di Menteng Tenggulun Rampung Juni 2026

Pantau - Maruarar Sirait kasih kepastian soal renovasi rumah-rumah kumuh di Menteng Tenggulun, Jakarta Selatan. Targetnya? Pertengahan Juni 2026. Itu dia bilang langsung.

"Target selesai renovasi rumah tak layak huni di Menteng Tenggulun ini ditargetkan 15 Juni (2026)," ujarnya.

Program ini sebenarnya bagian dari rencana gede buat nata ulang kawasan kumuh. Sekarang, tempat itu mulai berubah dari yang dulu semrawut, perlahan jadi kampung gotong royong. Total ada 152 rumah yang bakal kena sentuh. Lumayan banyak, ya.

Gotong Royong, Bukan APBN

Yang menarik, pendekatan yang dipakai di sini bukan pakai uang negara. Nol APBN. Sebaliknya, mereka andalkan kerja sama banyak pihak. Mulai dari urusan biaya, ngerjain proyek, sampai ngatur kawasan semuanya berbasis gotong royong.

Renovasi ini nggak cuma soal tembok dan atap. Ada juga perbaikan fasilitas umum: tempat ibadah, jalan lingkungan, jembatan, sanitasi, dan lain-lain. Semua dikerjain bareng-bareng, terpadu gitu.

Progresnya? Dipantau ketat. Setiap unit rumah yang udah selesai atau lagi dikerjain dicatat detail. Maruarar sendiri nggak main-main soal ini. Dia minta laporan berdasarkan data konkret, biar semuanya terukur dan gampang diawasi. Repot kalau cuma omdo, katanya.

Dari Fisik ke Ekonomi Warga

Tapi, nggak berhenti di bangunan doang. Program ini juga merambah ke pemberdayaan. Ada pendampingan usaha mikro buat warga, biar mereka bisa mandiri secara ekonomi. Jadi, setelah rumahnya bagus, dompetnya juga ikut tebel.

Banyak pihak yang terlibat. Arsitek, perbankan, bahkan TNI Angkatan Laut ikut cawe-cawe. Kolaborasi lintas sektor ini, menurut Maruarar, penting banget. Soalnya, keberhasilan program bukan cuma diukur dari fisik yang berdiri, tapi juga dari kemampuan warga jaga lingkungan tetap rapi dan bersih.

"Jangan sampai balik lagi jadi kumuh," pesannya.

Dia berharap kawasan ini bisa jadi contoh nasional. Model gotong royong kayak gini, rencananya bakal diterapin juga di kota-kota besar lain di Indonesia. Semoga aja berhasil, ya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini