KONI Jakarta dan NTB Jalin Sinergi Sukseskan PON 2028

- Kamis, 23 April 2026 | 20:15 WIB
KONI Jakarta dan NTB Jalin Sinergi Sukseskan PON 2028
Mataram Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jakarta dan KONI Nusa Tenggara Barat sepakat bergandengan tangan. Targetnya satu: sukseskan PON XXII tahun 2028. “Kita tidak boleh gagal sebagai tuan rumah PON 2028. Persiapan ini sangat serius,” ujar Ketua KONI NTB Mori Hanafi, Kamis. Ia menambahkan, sinergi antara NTB, NTT, dan KONI DKI Jakarta harus terus dipupuk. Koordinasi rutin, menurutnya, wajib dilakukan minimal dua bulan sekali. Pernyataan itu disampaikan di sela-sela mendampingi rombongan KONI Jakarta yang tengah berkunjung ke NTB. Kunjungan ini bukan sekadar jalan-jalan. KONI Jakarta datang dengan agenda strategis: meninjau langsung kesiapan infrastruktur dan akomodasi. Semua itu bakal dipakai atlet dan ofisial saat PON NTB XXII/2028 bergulir. Rombongan dari ibu kota diajak berkeliling. Mereka melihat berbagai fasilitas pendukung, mulai dari hotel berbintang hingga calon arena pertandingan. Semuanya diperiksa dengan saksama. “Langkah ini menjadi krusial agar standar kualitas sebagai tuan rumah PON 2028 tetap terjaga,” tegas Mori. “Kenyamanan maksimal bagi seluruh delegasi harus jadi prioritas.” Tak cuma meninjau, KONI DKI Jakarta dan tuan rumah juga menggelar rapat koordinasi. Rapatnya intensif. Tujuannya menyamakan persepsi soal standar penyelenggaraan. Apalagi, posisi Jakarta sebagai daerah penyangga PON kini sangat krusial. DKI Jakarta diproyeksikan menggelar 14 cabang olahraga. Sebab, sarana prasarananya mungkin belum sepenuhnya siap di NTB maupun NTT. “Peran Jakarta daerah penyangga PON bukan lagi sekadar pelengkap,” kata Mori. Dengan fasilitas olahraga berstandar internasional yang sudah mapan, Jakarta punya tanggung jawab penuh. Layaknya tuan rumah. Mulai dari aspek kesehatan, keamanan, hingga manajemen akomodasi atlet yang akan bertanding di ibu kota selama PON XXII/2028. Sementara itu, Ketua KONI Jakarta Hidayat Humaid angkat bicara. Sesuai arahan Gubernur DKI, pihaknya siap memberikan dukungan total. Sebagai daerah penyangga, seluruh elemen di Jakarta akan menyokong penuh kebutuhan yang belum terakomodasi di lokasi utama. Jika ada kekurangan arena PON 2028 di daerah, Jakarta siap jadi “sekoci” penyelamat. Infrastrukturnya sudah mantap. Hanya perlu sedikit renovasi ringan. “Pentingnya Standar Operasional Prosedur yang seragam juga jadi poin utama dalam pembahasan,” ucap Hidayat. Sinergi yang kuat antara NTB, NTT, dan KONI DKI Jakarta diharapkan mampu memetakan pembagian beban kerja secara profesional. Dengan waktu persiapan efektif yang tersisa sekitar dua tahun lagi, keberlanjutan program antara tuan rumah dan Jakarta menjadi harga mati. “Melalui kolaborasi lintas daerah ini, PON Nusa Tenggara XXII/2028 diharapkan tidak hanya sukses secara seremoni dan penyelenggaraan,” katanya. “Namun juga menjadi momentum emas bagi para atlet untuk mencetak sejarah baru dalam prestasi olahraga nasional.”

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar