Sekretaris Kabinet Tinjau Sekolah Rakyat, Tegaskan Komitmen Pemerataan Pendidikan

- Rabu, 22 April 2026 | 22:15 WIB
Sekretaris Kabinet Tinjau Sekolah Rakyat, Tegaskan Komitmen Pemerataan Pendidikan

Jakarta – Di tengah hiruk-pikuk Ibu Kota, tepatnya di kawasan Pejompongan, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyempatkan diri meninjau langsung Sekolah Rakyat yang berlokasi di Kampus LAN. Kunjungan pada Rabu, 22 April 2026 itu bukan sekadar seremonial. Teddy dengan tegas menyuarakan komitmen pemerintah: setiap anak Indonesia, di mana pun, harus mendapat kesempatan yang sama lewat pendidikan.

“Keinginan Bapak Presiden sederhana sebenarnya,” ujarnya, di hadapan calon siswa dan orang tua yang hadir. Suaranya lantang namun penuh empati.

“Bagaimana caranya supaya seluruh anak negeri ini punya cita-cita dan punya jalan untuk meraihnya. Pendidikan yang layak itu kuncinya. Itulah yang nantinya akan mengangkat taraf hidup kita semua.”

Pernyataan itu ia sampaikan sebagaimana dikutip dari akun Instagram @sekretariat.kabinet di hari yang sama.

Namun begitu, Teddy tak menutup mata. Ia justru menyoroti sebuah ironi yang memilukan. Masih ada saja anak-anak yang tak bersekolah, bahkan di wilayah yang hanya berjarak tiga sampai lima kilometer dari pusat pemerintahan. “Ini masalah lama,” akunya. “Tapi kita harus perbaiki. Bertahap, iya, tapi juga secepat mungkin.”

Nah, Sekolah Rakyat ini hadir sebagai jawaban. Konsepnya terpadu. Bukan cuma soal belajar membaca dan menulis. Lebih dari itu, pemerintah menjamin kebutuhan paling dasar para siswanya. Mulai dari tempat tinggal, makanan bergizi, sampai layanan kesehatan. Tujuannya satu: agar mereka bisa fokus belajar tanpa beban.

“Percayalah,” tegas Teddy meyakinkan. “Di sini, tempat tinggal, gizi, kesehatan, semuanya dijamin. Pendidikan yang diberikan pun akan sangat layak.”

Dialog pun berlangsung cair. Teddy menyapa dan berbincang langsung dengan calon siswa. Salah satunya adalah Muhammad Al-Jabbar. Bocah itu sebelumnya tak pernah merasakan bangku sekolah. Hidupnya diisi dengan mengamen di jalanan.

Kepada Al-Jabbar dan kawan-kawannya, Teddy berpesan hangat. “Di sini nanti adik-adik tidak boleh sedih lagi. Belajar yang baik, ya. Insyaallah, kalian bisa membanggakan keluarga dan meraih cita-cita setinggi langit.”

Dan tentang cita-cita itu, semangatnya ternyata sudah mulai tumbuh. Saat ditanya, beberapa siswa dengan percaya diri menyebut impian mereka. Ada yang bercita-cita masuk TNI, ada pula yang ingin melanjutkan ke Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP).

Sepertinya, ketika akses dibuka lebar, harapan dan keyakinan diri itu pun muncul dengan sendirinya. Itulah yang sedang coba dibangun di Sekolah Rakyat ini.

Penulis: Intan Kw

Editor: Redaktur TVRINews

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar