Imbang Lawan PSIM, Peluang Persija Mendekat ke Persib Menguap
Rabu sore di Gianyar, Bali, panas terik tak sebanding dengan tensi di lapangan. PSIM Yogyakarta dan Persija Jakarta bentrok dalam lanjutan Super League. Laga yang digadang-gadang sengit itu memang tak mengecewakan. Tapi bagi pendukung Macan Kemayoran, hasil akhir 1-1 terasa seperti kekalahan. Apalagi setelah gagal mengeksekusi sebuah penalti.
PSIM langsung menancap. Baru empat menit berjalan, Ezequiel Vidal sudah membobol gawang Carlos Eduardo. Umpan apik Savio Sheva dimanfaatkan dengan sempurna. Gol cepat itu membuat anak asuh Jean-Paul van Gastel bermain lebih percaya diri, terus mendesak.
Namun begitu, Persija bukan tim yang gampang tumbang. Mereka merespons dengan baik dan berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-20. Allano Lima, sang pemain anyar, menjadi penyelamat dengan gol balasan. Momentum seolah berpindah ke tangan tim ibu kota.
Menjelang turun minum, peluang emas benar-benar datang. Allano dilanggar di kotak terlarang, wasit tanpa ragu menunjuk titik putih. Semua mata tertuju pada Maxwell Souza, sang eksekutor andalan.
Tendangannya kuat, tapi arahnya terlalu mepet. Kiper PSIM, Cahya Supriadi, membaca dengan baik dan berhasil menepis. Suasana langsung berubah. Sorak pendukung PSIM memecah kesunyian, sementara pemain Persija hanya bisa memandang kosong. Momen itu, bagi banyak saksi, jadi titik balik yang menentukan. Skor 1-1 bertahan hingga istirahat.
Babak kedua berjalan lebih alot. Tempo permainan melambat, mungkin akibat kelelahan. Kedua tim saling jegal, menciptakan beberapa peluang tapi tanpa finalisasi yang tajam. Serangan demi serangan mentah di depan kotak penalti. Antiklimaks.
Peluit panjang akhirnya berbunyi, menandai berbagi angka. Bagi PSIM, satu poin di kandang sendiri mungkin cukup memuaskan. Tapi bagi Persija, ini adalah poin yang terbuang percuma.
Dampaknya di klasemen cukup signifikan. Persija tetap tertahan di 59 poin dari 29 laga. Sementara itu, Persib Bandung di atas sana punya 65 poin, meski baru main 28 kali. Jarak enam poin itu terasa makin jauh. Peluang mendekat sirna sudah.
Berikut susunan pemain yang turun:
PSIM Yogyakarta: Cahya Supriadi; Franco Mingo, Jop van der Avert, Raka Cahyana, Yusaku Yamadera; Savio Sheva, Donny Warmerdam, Ze Valente; Deri Corfe, M. Iqbal, Ezequiel Vidal. Pelatih: Jean-Paul van Gastel.
Persija Jakarta: Carlos Eduardo; Bruno Tubarao, Dony Tri Pamungkas, Jordi Amat, Paulo Ricardo Ferreira, Rizky Ridho; Rayhan Hannan, Van Basty Sousa; Allano Lima, Eksel Runtukahu, Maxwell Souza. Pelatih: Mauricio Souza.
Artikel Terkait
Pengacara Nadiem Protes Paksa Hadir di Sidang Meski Klien Sakit
Jawa Tengah Diguncang 162 Bencana dalam Empat Bulan, Pemerintah Perkuat Logistik dan Mitigasi
FBI dan Bareskrim Bongkar Sindikat Phishing dari Kupang, Rugikan Rp 350 Miliar
Syekh Ahmad Al Misry Bantah Tuduhan Pencabulan, Serahkan Bukti ke Kuasa Hukum