Warga nelayan di Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, baru-baru ini digegerkan oleh sebuah penemuan. Bukan ikan atau harta karun, melainkan benda misterius yang diduga kuat merupakan puing pesawat. Peristiwanya terjadi di tengah perairan Anambas, dan videonya langsung viral di media sosial.
Dalam sebuah rekaman yang beredar, Selasa (21/4/2026), tampak seorang nelayan tengah merekam sesuatu dari atas kapalnya. Durasi videonya sekitar satu setengah menit. Yang direkam? Potongan logam besar, mengapung begitu saja di permukaan laut. Dari kejauhan saja sudah kelihatan kalau benda itu bukan sampah biasa.
Nelayan yang merekam video itu yakin banget kalau itu bagian dari pesawat. Bahkan, ia menduga puing tersebut berasal dari luar negeri. Suaranya terdengar penuh keyakinan saat ia berkomentar.
"Ini saya yakin ini pesawat, pesawat dari China. Ini puingnya, itu mesin dia. Itu badan pesawat bagian belakang," ujarnya dalam rekaman yang diterima detikSumut, Rabu (22/4/2026).
Dia juga sempat menyebut kalau kondisi benda itu tampak seperti bekas terbakar. Mungkin sebelum akhirnya jatuh dan hanyut terbawa arus. "Sepertinya dia terbakar," lanjutnya.
Menurut keterangan yang menyertai video viral itu, lokasi penemuan memang di perairan Kabupaten Kepulauan Anambas. Beberapa orang yang melihat langsung bilang, bentuknya menyerupai badan roket. Agak aneh memang, tapi itulah yang mereka lihat.
Di sisi lain, pihak kepolisian juga sudah turun tangan. Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Nona Pricilia Ohei, mengaku pihaknya sudah melakukan pengecekan awal. Namun begitu, sampai sekarang belum ada kesimpulan pasti soal benda tersebut.
"Sudah dicek sejak kemarin, namun belum diketahui kebenarannya. Saat ini kami masih mendalami dari sisi dokumentasi," ujarnya singkat.
Jadi, masih tanda tanya besar. Apakah ini benar puing pesawat, atau benda lain yang kebetulan mirip? Yang jelas, warga Anambas masih terus membicarakannya.
Artikel Terkait
Menkeu Sebut Pelemahan IHSG dan Rupiah Akibat Persepsi Negatif, Bukan Fundamental Ekonomi
Mobil Damkar Tertimpa Balok Beton Gedung Dinas LH di Jakarta Timur, Satu Petugas Luka
Kuasa Hukum Ruben Onsu Nilai Permintaan Maaf Sarwendah Tidak Tepat Sasaran
Menteri Kehutanan Serahkan SK Hutan Adat 1.175 Hektare untuk Putus Rantai Konflik dengan Komunitas Adat