Wirawati Cup Perdana Digelar, Perkuat Semangat Kartini Lewat Olahraga Padel

- Selasa, 21 April 2026 | 16:45 WIB
Wirawati Cup Perdana Digelar, Perkuat Semangat Kartini Lewat Olahraga Padel

Minggu lalu, tepatnya 19 April 2026, suasana di lapangan padel tampak berbeda. Untuk pertama kalinya, Organisasi Wirawati Catur Panca menggelar turnamen bertajuk Wirawati Cup. Tak tanggung-tanggung, 27 tim ganda perempuan dari berbagai kalangan usia turut meramaikan. Mereka tak cuma berebut piala bergilir, tapi juga punya misi lain: menyebarkan semangat Kartini dan mempererat persahabatan.

Acara ini memang punya makna khusus. Selain menyambut Hari Kartini, turnamen ini juga jadi penanda peringatan setengah abad organisasi Wirawati Catur Panca. Tema 'Semangat Kartini, Aksi Wirawati' diusung bukan tanpa alasan. Ini bukan sekadar lomba biasa. Ada Piala Wakil Ketua MPR RI dan Piala Menteri PPPA yang jadi rebutan.

Ketua Umum Wirawati Catur Panca, Pia Sutopo Megananda, menjelaskan maksud di balik acara ini.

"Jadi kami mengadakan ini untuk seluruh organisasi dan klub-klub agar bisa berkumpul, saling mengenal. Olahraga kan untuk sehat juga," ujarnya dalam tayangan Metro Sport, Metro TV, Selasa (21/4).

Dengan inspirasi dari R.A. Kartini, wajar jika seluruh pesertanya adalah perempuan. Panitia berharap, lewat ajang ini semangat juang dan tali silaturahmi bisa makin kuat. Pesertanya sendiri beragam, dari yang muda sampai dengan batas usia maksimal 70 tahun. Dukungan penuh datang dari MPR RI dan Kementerian PPPA.

Rini Handayani, Staf Ahli Menteri bidang Partisipasi dan Lingkungan Strategis Kementerian PPPA, menyambut baik inisiatif ini.

"Kami tentu mengapresiasi apa yang telah diinisiasi Wirawati Catur Panca. Olahraga ini membuat perempuan-perempuan lebih semangat, apalagi dalam rangka Hari Kartini dan 50 tahun organisasi. Perempuan yang sehat akan punya inovasi dan kreativitas yang lebih oke," tuturnya.

Nah, untuk tim yang berhasil menang? Mereka bakal dibawa pulang piala bergilir plus apresiasi khusus dari penyelenggara. Sebuah awal yang menarik untuk tradisi baru di dunia olahraga perempuan.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar