Pegadaian Beri Tips Investasi Dolar AS untuk Pemula di Tengah Pelemahan Rupiah

- Jumat, 17 April 2026 | 02:15 WIB
Pegadaian Beri Tips Investasi Dolar AS untuk Pemula di Tengah Pelemahan Rupiah
Ilustrasi. Petugas menghitung uang dolar AS di gerai penukaran mata uang asing VIP (Valuta Inti Prima) Money Changer, Jakarta. (Sumber: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

JAKARTA, KOMPAS.TV Pergerakan rupiah belakangan ini memang bikin deg-degan. Kalau kita lihat, nilai tukarnya terhadap dolar AS terombang-ambing, tidak stabil. Baru Kamis (16/4/2026) kemarin, misalnya, kursnya sudah menyentuh level Rp17.134 per dolar AS. Padahal, cuma sebulan sebelumnya di Maret, posisinya masih bertahan di sekitar Rp16.900-an. Penurunan yang cukup signifikan ini tentu bikin banyak orang waswas, mempertanyakan daya beli dan keamanan finansial mereka ke depan.

Di tengah kondisi seperti ini, wajar saja kalau orang mulai melirik dolar AS. Mata uang yang dianggap lebih stabil itu sering jadi pilihan untuk lindung nilai atau safe haven ketika situasi ekonomi global sedang tidak menentu. Yang menarik, bukan cuma investor lama yang berminat. Para pemula pun mulai melirik, ingin menyelipkan dolar dalam portofolio tabungan mereka sebagai bentuk diversifikasi. Tapi hati-hati, tanpa strategi yang jeli, langkah ini bisa berisiko.

Nah, buat yang baru mau mulai, Pegadaian lewat laman resminya pada Kamis (16/4/2026) memberikan beberapa tips. Berikut cara menabung dan berinvestasi dolar untuk pemula.

1. Pelajari Dulu Seluk-beluk Valas

Jangan buru-buru. Langkah pertama yang paling penting adalah memahami konsep dasar valuta asing. Coba kenali bagaimana mekanisme pergerakan kurs itu bekerja, faktor-faktor apa saja yang mempengaruhinya, dan risiko seperti apa yang mungkin muncul. Dengan bekal pemahaman ini, kamu tidak cuma ikut-ikutan tren. Keputusan membeli atau menjual bisa lebih rasional.

2. Transaksi Harus di Tempat Resmi

Soal keamanan, jangan main-main. Pastikan kamu membeli dolar melalui lembaga resmi yang punya izin, seperti bank atau penyedia jasa keuangan yang diawasi OJK. Ini penting banget untuk menghindari penipuan atau jebakan uang palsu. Selain itu, kurs yang ditawarkan biasanya lebih transparan dan sesuai kondisi pasar.

1

2

Show All

Penulis : Switzy Sabandar Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas TV

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar