Anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Muhammad Rahul, memberikan pujian untuk Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan. Menurutnya, kinerja jajaran kepolisian di bawah pimpinan Herry dalam memberantas peredaran narkoba di Panipahan, Rokan Hilir, patut diapresiasi. Ia menekankan, konsistensi seperti inilah yang dibutuhkan tidak boleh ada celah sedikit pun bagi para bandar untuk bernapas lega.
Di sisi lain, Rahul yang juga Ketua Kelompok Fraksi di Komisi III ini melihat keberhasilan ini lebih dari sekadar penegakan hukum biasa. Baginya, ini adalah upaya nyata menyelamatkan masyarakat, terutama di kawasan pesisir yang rawan jadi jalur distribusi gelap. Ancaman narkoba di daerah seperti Panipahan memang semakin mengkhawatirkan.
"Peredaran narkoba bukan hanya persoalan kriminalitas biasa. Ini adalah ancaman nyata terhadap masa depan generasi bangsa. Banyak keluarga yang hancur, banyak anak muda yang kehilangan arah hidup akibat jerat narkotika,"
ujar Rahul kepada wartawan, Kamis lalu.
Faktor geografis kawasan pesisir yang terbuka, seperti Panipahan, kerap dimanfaatkan jaringan narkoba sebagai pintu masuk. Karena itulah, kehadiran negara lewat tindakan tegas aparat dianggap krusial. Harus diputus dari titik awal.
Langkah cepat Polri ini, kata Rahul, sejalan dengan komitmen nasional untuk memperkuat penegakan hukum dan melindungi generasi muda. Ia menyebut hal ini jadi perhatian utama Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga ketahanan nasional dari ancaman narkotika.
Perang melawan narkoba, tegasnya, tak bisa setengah-setengah atau cuma sesaat. Ini harus jadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan semua pihak: aparat, pemda, hingga masyarakat biasa.
"Penindakan harus berjalan seiring dengan pencegahan. Kita tidak hanya mengejar pelaku, tetapi juga harus memastikan tidak ada lagi generasi muda yang terjerumus. Ini soal masa depan bangsa,"
tegasnya lagi.
Ia mendorong penguatan langkah preventif. Edukasi ke generasi muda, pengawasan ketat di wilayah rawan, dan sinergi lintas sektor mutlak diperlukan untuk menutup setiap celah.
Rahul juga menyoroti satu hal penting. Ia mengapresiasi tindakan tegas terhadap oknum anggota kepolisian yang terbukti terlibat jaringan narkoba. Langkah itu, menurutnya, menunjukkan komitmen kuat menjaga integritas institusi dari dalam.
"Tidak boleh ada toleransi, termasuk terhadap aparat yang menyalahgunakan kewenangan. Penindakan ini penting untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan bahwa institusi penegak hukum tetap berpihak pada masyarakat,"
imbuhnya.
Keberhasilan pengungkapan kasus di Panipahan ini diharapkannya bisa jadi momentum. Momentum untuk mempersempit ruang gerak jaringan narkoba secara sistematis dan berkelanjutan.
"Ini bukan hanya tugas aparat, tetapi bagian dari upaya besar negara dalam menjaga masa depan generasi bangsa, sebagaimana arah kebijakan nasional yang menempatkan perlindungan rakyat sebagai prioritas utama,"
pungkas Rahul menutup pernyataannya.
Artikel Terkait
Polisi Selidiki Penemuan Jasad Perempuan di Rumahnya Sendiri di Serpong
Polisi Bongkar Kasus Penyelundupan Sepatu Adidas dari Pabrik Ekspor, Satu Otak Masih Buron
Jubir KPK Dilaporkan ke Polda Metro Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik
Menteri Fadli Zon Dorong Klenteng Tertua di Padang Jadi Cagar Budaya Nasional