Wilayah Desa Garoga di Tapanuli Selatan kembali terendam banjir pada Selasa (9/12) lalu. Kali ini, sungai setempat tak mampu lagi menahan derasnya air hujan yang mengguyur tanpa henti.
Menurut sejumlah saksi, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur daerah itu selama sekitar dua jam, mulai pukul tiga sore. Dampaknya langsung terasa. Aliran Sungai Garoga pun meluap, meninggi hingga sekitar satu sampai dua meter dan membanjiri sekitarnya.
Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, membenarkan kejadian ini.
"Iya, banjir," ujarnya singkat saat dikonfirmasi pada Rabu (10/12).
Namun begitu, ada kabar baik di tengah genangan air itu. Kepala BPBD Sumut, Tuahta Ramajaya Saragih, menyebut tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir susulan ini. Situasinya relatif lebih terkendali.
"Aliran sungai masih lancar, tidak terlihat tanda-tanda longsor di bagian hulu. Sampai saat ini, tidak ada rumah yang terdampak parah dan yang terpenting, tidak ada korban jiwa," pungkas Saragih.
Meski begitu, kejadian ini tetap menjadi pengingat akan kerentanan kawasan tersebut saat musim hujan tiba. Warga pun diharap tetap waspada.
Artikel Terkait
Trans Sulsel Angkut 1,15 Juta Penumpang dalam Setahun Usai Dikelola Pemprov
Brasil Hancurkan Skotlandia 3-0, Pastikan Puncak Klasemen Grup C Piala Dunia 2026
BMKG: Sebagian Wilayah Sulsel Berpotensi Hujan Ringan hingga Angin Kencang pada Kamis
Truk Kontainer Tabrak Avanza di Maros, Sopir Terjepit Akibat Diduga Ugal-ugalan