Di ruang rapat Komisi IX DPR, suara Irma Chaniago terdengar tegas. Anggota Fraksi NasDem itu tak segan menyoroti pernyataan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin soal 11 juta peserta PBI BPJS yang nonaktif. Menurut Menkes, mereka tetap dilayani selama tiga bulan terakhir. Bagi Irma, pernyataan itu perlu dikoreksi. "Jangan asal bicara," ujarnya.
Sebelumnya, Irma sudah membeberkan keresahannya. Pelayanan kesehatan untuk publik, katanya, makin terganggu. Penyebabnya? Efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah. Dia pun mempertanyakan komitmen negara dalam hal ini.
"Akses pelayanan kesehatan publik ini dengan adanya efisiensi transfer daerah itu makin membuat masyarakat tidak mampu tidak bisa mendapatkan akses pelayanan kesehatan publik, di mana pemerintah hadir?"
Pertanyaan itu dilontarkannya dalam rapat kerja dengan Menkes dan Mensos, Rabu lalu di Senayan.
Namun begitu, sorotan utama Irma justru pada klaim bahwa peserta nonaktif masih bisa dilayani. Menurut penuturannya, realita di lapangan berkata lain. Rumah sakit rupanya tidak menjalankan arahan yang diberikan pemerintah.
"Jadi kalau tadi disampaikan bahwa tadi DJSN bilang, 'Kalau ada masyarakat yang darurat datang ke rumah sakit, tetap bisa dibayar tetap bisa dilayani'. Itu kan kata Bapak, kata rumah sakit nggak, nggak terima rumah sakit, Pak. Begitu juga Pak Menkes jangan asal ngomong juga, sudah berikan surat edaran, Bapak beri surat edaran, tapi faktanya rumah sakit itu nggak tindak lanjuti surat edaran itu,"
Ungkapannya blak-blakan. Ada nada frustrasi yang jelas terdengar. Surat edaran sudah beredar, tapi implementasinya nihil. Itu intinya.
Artikel Terkait
Korban Kekerasan Pesantren di Bangka Alami Cedera Limpa, Kondisi Mulai Membaik
Kejati Riau Geledah Kantor KSOP dan Pelindo Dumai Terkait Dugaan Tindak Pidana Kepelabuhanan
Trump Klaim Presiden Xi Jinping Setop Pengiriman Senjata ke Iran
TNI AU Gelar Bazar Murah di Makassar untuk Rayakan HUT ke-80