Pegadaian Raih Penghargaan Perusahaan Terbaik di Asia untuk Kedelapan Kalinya

- Senin, 08 Juni 2026 | 22:45 WIB
Pegadaian Raih Penghargaan Perusahaan Terbaik di Asia untuk Kedelapan Kalinya

PT Pegadaian kembali mencatatkan prestasi di kancah internasional dengan meraih penghargaan sebagai Best Company to Work For in Asia 2026 dari HR Asia untuk kedelapan kalinya. Penghargaan bergengsi ini menegaskan posisi perusahaan BUMN tersebut sebagai salah satu tempat kerja terbaik di Asia, sekaligus menjadi bukti keberhasilan dalam menciptakan lingkungan kerja yang mampu memuaskan dan mengembangkan talenta terbaik.

Dalam ajang tahun ini, Pegadaian berhasil membawa pulang lima penghargaan sekaligus, meningkat dibandingkan edisi sebelumnya yang hanya meraih empat kategori. Kelima penghargaan tersebut meliputi HR Asia Best Company to Work For 2026 Indonesia Chapter, HR Asia Diversity, Equity & Inclusion Awards 2026, HR Asia Tech Empowerment Awards 2026, HR Asia People Transformation Awards 2026, serta HR Asia Sustainable Workplace Awards 2026. Pencapaian ini mencerminkan pengelolaan sumber daya manusia yang menyeluruh, mulai dari inklusivitas, adopsi teknologi modern, transformasi berkelanjutan, hingga kesejahteraan lingkungan kerja.

Malam penganugerahan yang digelar di Jakarta itu menjadi ajang bagi Pegadaian untuk menunjukkan keunggulan kinerja Human Capital di berbagai pilar pengelolaan SDM. Direktur Human Capital PT Pegadaian, Tribuana Tunggadewi, yang hadir langsung menerima penghargaan, mengungkapkan rasa syukur atas apresiasi internasional tersebut.

“Alhamdulillah, ini adalah pencapaian luar biasa bagi Pegadaian. Untuk kedelapan kalinya dinobatkan sebagai Best Company To Work For in Asia,” ujar Dewi dalam keterangan tertulis, Senin (8/6/2026).

Ia menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi komitmen dan motivasi kuat bagi seluruh Insan Pegadaian sebutan untuk karyawan perusahaan untuk terus bergerak maju mewujudkan tujuan besar bersama, yaitu mengEMASkan Indonesia dan memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah.

Menurut Dewi, keberhasilan ini tidak lepas dari implementasi Employee Value Proposition (EVP) yang terukur dan terarah. Pegadaian berkomitmen penuh menciptakan ekosistem kerja yang aman, nyaman, dan mendukung pertumbuhan karier yang sehat bagi seluruh jajarannya. “PT Pegadaian memiliki EVP utama yaitu ‘MengEMASkan Indonesia’. Apresiasi internasional ini sekaligus menjadi bukti otentik bahwa perusahaan telah berhasil membentuk karyawan agar bertalenta unggul, agile, dan produktif,” jelasnya.

Di sisi lain, perusahaan juga terus mendorong terciptanya keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi (work-life balance). Salah satu upayanya adalah dengan menyediakan wadah bagi hobi, seni, dan kreativitas karyawan melalui berbagai komunitas internal. Setiap tahun, Pegadaian secara rutin menyelenggarakan Pegadaian Excellence Awards sebagai panggung apresiasi bagi karyawan berprestasi yang berani melahirkan ide inovasi dan berkontribusi bagi kemajuan bisnis perusahaan.

Saat ini, Pegadaian diperkuat oleh lebih dari 14.000 karyawan yang tersebar di seluruh Indonesia. Ribuan talenta ini bekerja secara aktif, solid, dan harmonis tanpa membeda-bedakan golongan, suku, agama, ras, maupun budaya. Sinergi yang kokoh dan inklusif inilah yang menjadi pondasi utama bagi perusahaan untuk tetap berdiri tegak, bahkan setelah melewati usia 125 tahun.

Fleksibilitas budaya kerja yang diterapkan juga berhasil mengawal Pegadaian melakukan berbagai lompatan transformasi besar, mulai dari digitalisasi sistem layanan, pembaruan produk, hingga adaptasi budaya perusahaan yang relevan dengan perkembangan zaman. Keberhasilan dalam mengelola talenta secara digital dan transformatif ini pada akhirnya berdampak langsung pada akselerasi bisnis. Kini, Pegadaian sukses memperluas core business-nya dengan mempelopori ekosistem bullion melalui Layanan Bank Emas Pegadaian yang diakui di tingkat nasional, serta mengekspansi bisnis ke kancah internasional dengan membuka outlet luar negeri pertama di Timor-Leste.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar