Siang itu, di tengah riuh Stasiun Pasar Senen, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo turun langsung melihat persiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru. Ia tak sendirian. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan jajaran PT KAI juga hadir, menandaskan betapa seriusnya persiapan untuk momen arus mudik dan balik yang sebentar lagi memuncak.
Di hadapan para petinggi dan pemangku kepentingan, Sigit mengingatkan satu hal: kesiapsiagaan. Mobilitas masyarakat yang bakal melonjak drastis harus diimbangi dengan persiapan yang matang. Bukan cuma soal keamanan dari gangguan manusia, tapi juga kesiapan menghadapi situasi darurat atau bencana alam yang bisa muncul tiba-tiba.
"Kami ingin memastikan bahwa manakala terjadi situasi darurat atau bencana, baik peralatan, sarana dan prasarana, personel, maupun titik-titik terdekat benar-benar siap untuk merespons dengan cepat," tegas Kapolri.
Kecepatan, menurutnya, adalah kunci. Gangguan di jalur kereta api harus bisa ditangani segera. Kalau lambat, dampaknya bisa meluas dan membahayakan keselamatan penumpang.
"Apabila terjadi gangguan di jalur, permasalahan yang ada harus bisa segera ditangani sehingga layanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan aman dan lancar," tambah Sigit.
Di sisi lain, ia juga menekankan langkah-langkah yang lebih preventif. Pemetaan titik rawan dan penempatan personel di lokasi strategis mutlak diperlukan. Mengingat prediksi lonjakan penumpang yang sangat besar, langkah ini bukan lagi sekadar persiapan biasa, tapi sesuatu yang krusial. Tujuannya jelas: menjaga stabilitas operasional dan, yang paling utama, keselamatan jutaan orang yang akan pulang dan kembali ke kota.
Peninjauan di Pasar Senen ini bukan kegiatan insidental. Ini adalah bagian dari Operasi Lilin 2025, upaya Polri untuk memastikan semua simpul transportasi nasional benar-benar siap siaga. Siap menghadapi segala kemungkinan terburuk, agar perayaan masyarakat bisa berlangsung dengan tenang dan selamat.
Artikel Terkait
Final Piala Asia Futsal 2026: Indonesia Arena Bergemera Dukung Garuda Hadapi Iran
Prabowo Serukan Persatuan Ulama-Umara sebagai Fondasi Kekuatan Bangsa dalam Pelantikan MUI
Mendagri Tito Karnavian Jelaskan Perbedaan Dampak Banjir Bandang Sumatera dan Tsunami Aceh 2004
Hujan Tak Halangi Warga Antre Cairkan BLTS Kesra Rp900 Ribu di Kantor Pos Jakarta