Gus Irfan Beri Peringatan Tegas Soal Visa Haji
Jakarta - Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan, punya pesan keras buat calon jemaah. Intinya sederhana: jangan coba-coba berangkat haji tanpa visa yang resmi. Peringatan ini disampaikannya di tengah konferensi pers di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Rabu siang (15/4/2026).
"Kita berharap tidak ada lagi masyarakat Indonesia yang berangkat haji tanpa menggunakan visa haji yang resmi," tegas Gus Irfan.
Alasannya jelas. Pemerintah Arab Saudi disebutnya sedang sangat ketat. Pengawasan di berbagai titik masuk, terutama bandara dan pelabuhan, terus ditingkatkan. Peluang untuk lolos tanpa dokumen yang benar? Sangat kecil, nyaris mustahil.
"Beberapa titik-titik pasti akan ada pemeriksaan," ujarnya. "Karena itu kita harap masyarakat Indonesia yang tidak memiliki visa haji mohon jangan berangkat. Saya khawatir nanti akan ada permasalahan."
Nah, masalahnya bukan cuma soal ditolak masuk. Risikonya jauh lebih berat.
Menurut Gus Irfan, mereka yang ketahuan bisa langsung ditahan. Lebih parah lagi, namanya bakal masuk daftar hitam atau blacklist Kerajaan Arab Saudi. Hukuman ini bisa berlaku hingga sepuluh tahun, yang artinya mustahil untuk kembali ke tanah suci dalam kurun waktu tersebut.
Artikel Terkait
Anggota Komisi II DPR Kebingungan, Rapat Bahas Revisi UU Pemilu Dibatalkan Mendadak
Korlantas Polri Tegaskan Pemutihan Pajak Kendaraan Gratis 2026 Adalah Hoaks
Anggota DPR Soroti Klaim Menkes Soal Layanan Peserta BPJS Nonaktif
MAKI Tagih Janji KPK: Penahanan Dua Anggota DPR Terkait Korupsi Dana CSR BI-OJK Harus Segera Direalisasikan