Jakarta - Lima anggota komplotan yang terlibat dalam pembegalan petugas pemadam kebakaran, Bimo Margo Hutomo (30), akhirnya diamankan polisi. Mereka diciduk dalam sebuah penggerebekan di kawasan Pluit, Jakarta Utara, tepatnya di sebuah penginapan yang mereka gunakan untuk berpesta narkoba.
Penggerebekan itu sendiri terjadi pada Senin malam (13/4), digelar oleh tim Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat. Dari rekaman video yang beredar, suasana malam itu tegang. Seorang petugas mengetuk pintu kamar. Begitu terbuka, polisi langsung menerobos masuk dan mengamankan situasi.
"Jangan bergerak!"
Teriak salah seorang polisi terdengar jelas dalam rekaman yang diterima redaksi pada Rabu (15/4/2026) itu. Para pelaku, yang diduga sedang dalam pengaruh narkoba, sama sekali tak melawan. Satu per satu tangan mereka diborgol menggunakan kabel ties.
Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Saputra, mereka memang sedang berpesta saat digerebek.
"Mereka party atau kumpul di situ, pakai narkoba," jelas Roby saat dikonfirmasi.
Uniknya, saat penggerebekan juga ada sejumlah perempuan di lokasi. Namun polisi dengan cepat memastikan bahwa mereka hanyalah teman para tersangka dan tidak terlibat dalam pesta narkoba apalagi aksi kejahatan. "Tapi mereka tidak ikut," imbuh Roby.
Lima orang yang kini meringkuk itu adalah F (30), RS (19), TA (20), R (21), dan RA (24). Masing-masing punya peran dalam aksi brutal yang terjadi di Jalan KH Hasyim Ashari, Gambir, pada Kamis (2/4) dini hari itu. Ada yang bertugas menabrak dan memukul korban, ada yang merampas barang, dan ada pula yang berjaga mengawasi situasi sekitar.
Aksi mereka viral setelah terekam CCTV. Bimo, sang korban, dikeroyok dan ditendang hingga terluka. Motor dan ponselnya pun lenyap dibawa kabur.
Meski lima pelaku utama sudah ditangkap, ceritanya belum selesai. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyatakan bahwa masih ada empat orang lagi yang masuk dalam daftar buruan.
"Kami masih memburu empat orang lainnya yang diduga kuat ikut terlibat dalam pemukulan dan membawa kabur sepeda motor korban. Identitasnya sudah kami kantongi," tegas Budi pada Selasa (14/4).
Jadi, meski satu babak telah usai, operasi penyelidikan masih terus berlanjut.
Artikel Terkait
Bayi 7 Bulan Tewas Ditembak Tentara Israel di Tepi Barat, Orang Tua Luka-luka
PSSI Waspadai Mozambik Usai Timnas Indonesia Kalahkan Oman 3-0
Saleh Dorong Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Edukasi dan Penggerak Ekonomi UMKM
Herdman Minta Timnas Indonesia Tak Larut dalam Euforia Kemenangan 3-0 atas Oman