Namun begitu, Ibrahim sempat menantang. "Saya bilang ke dia, 'Ya sudah, bakar saja kalau kau berani'," kenangnya.
Untungnya, aksi nekat itu digagalkan oleh kewaspadaan warga. Seorang tukang jahit di sebelah warung segera melompat, melerai dan menahan si pelaku. Bobby akhirnya tak jadi menyalakan api atau menikam. Dia kabur dari lokasi sebelum keadaan bertambah buruk.
Kapolsek Sunggal, Kompol Yunus Tarigan, mengonfirmasi kejadian ini. Timnya sudah turun ke TKP setelah dapat laporan. Sayangnya, saat mereka tiba, pelaku sudah menghilang entah ke mana.
"Kami sudah temui korban dan sarankan untuk buat laporan polisi resmi," kata Yunus.
Dia menambahkan, penyidik kini sedang memburu Bobby. Mereka juga mendalami motif dan track record pelaku. Untuk sementara, polisi mengimbau para pedagang dan warga agar tidak ragu melapor jika ada pemerasan serupa. Aksi seperti ini, selain meresahkan, jelas mengancam ketenteraman usaha kecil.
Ibrahim sendiri berharap pelaku segera ditangkap. Dia khawatir, kalau dibiarkan, premanisme semacam ini akan terus berulang dan membuat para pedagang kecil semakin susah.
Artikel Terkait
Putin Undang Prabowo Hadir di Dua Forum Strategis Rusia Tahun Ini
Xi Jinping Sambut Lavrov di Beijing, Bahas Ukraina dan Timur Tengah
Delapan Unit Mikroskop Dicuri dari Laboratorium IPB University Dramaga
Sumenep Galakkan Promosi Kesehatan Hadapi Ribuan Kasus TBC