Proses renovasi masjid itu memang memerlukan alat berat. Dan rupanya, satu-satunya jalan akses menuju lokasi pembongkaran itu tertutup oleh tenda hajatan. Jalan raya itu dipakai untuk mendirikan tenda pesta.
Meski terlihat riskan, Irwan menegaskan bahwa lalu lintas kendaraan tetap bisa lewat. Tentu saja dengan kehati-hatian ekstra. "Masyarakat ingin pembangunan masjidnya jalan, manten juga jalan. Tapi itu nggak ada masalah, semua bisa jalan," ucapnya.
Menurut penuturannya, sudah ada kesepakatan dari warga setempat sebelum acara digelar. Konon, ekskavator itu merupakan alat pinjaman dari proyek tol sekitar. Jadi, meski sempat bikin heboh di dunia maya, di lapangan situasinya terkendali. Jalan dibuka untuk keperluan vital seperti ini pada Jumat dan Sabtu.
Jadi, itu tadi cerita di balik video viral ekskavator 'silaturahmi' ke pesta pernikahan. Kadang, di tengah padatnya acara dan terbatasnya lahan, solusinya memang perlu sedikit kreatif dan penuh toleransi.
Artikel Terkait
Proses Hukum Terhenti, Tersangka Kasus Pornografi Meninggal Sebelum Diperiksa
Kemendagri Dorong Tabalong Tingkatkan Kualitas Inovasi Berbasis Data dan Kolaborasi
Anggota DPR Habib Aboe Bakar Alhabsyi Minta Maaf ke Ulama Madura Soal Pernyataan Narkoba
Trump Kritik Pedas PM Italia Meloni Soal Sikap Netral dalam Konflik Iran