Zona pertama direncanakan membentang dari perbatasan Israel utara hingga suatu area sekitar 7-8 kilometer ke dalam Lebanon, yang disebut "garis kuning". Di sini, Israel ingin mempertahankan kehadiran militernya secara intensif dan untuk waktu lama.
Kehadiran itu baru akan berakhir jika Hizbullah benar-benar bubar dan semua senjatanya disingkirkan. Titik.
Di sisi lain, zona kedua mencakup area dari "garis kuning" tadi hingga ke Sungai Litani. Di wilayah ini, pasukan Israel akan tetap beroperasi melawan Hizbullah. Namun, kontrol akan diserahkan secara bertahap kepada militer Lebanon.
Sedangkan untuk area di sebelah utara Sungai Litani, tanggung jawab penuh untuk melucuti Hizbullah akan diserahkan sepenuhnya pada tentara Lebanon. Itu klaim dari laporan media Israel tersebut.
Artikel Terkait
Kemendagri Dorong Tabalong Tingkatkan Kualitas Inovasi Berbasis Data dan Kolaborasi
Anggota DPR Habib Aboe Bakar Alhabsyi Minta Maaf ke Ulama Madura Soal Pernyataan Narkoba
Trump Kritik Pedas PM Italia Meloni Soal Sikap Netral dalam Konflik Iran
Kelangkaan Gas Elpiji Melanda Pasuruan Diduga Imbas Konflik Timur Tengah