Media Israel, Channel 14, melaporkan sebuah perkembangan penting. Mereka menyebut pemerintah Israel sedang mempersiapkan proposal untuk Lebanon. Intinya? Rencana pengerahan militer Israel jangka panjang di wilayah selatan Lebanon. Tentu saja, rencana semacam ini harus dapat persetujuan Beirut dulu. Itu syarat mutlak.
Nah, proposal ini kabarnya akan jadi bahan pembicaraan langsung antara perwakilan Tel Aviv dan Beirut. Pertemuan dijadwalkan berlangsung di Washington DC, Selasa (14/4) waktu setempat. Laporan Channel 14 itu juga dikutip oleh Anadolu Agency.
Menariknya, yang disebut-sebut menyusun drafnya adalah Ron Dermer, Menteri Urusan Strategis Israel. Dermer bukan nama baru; dia mantan Duta Besar untuk AS dan termasuk salah satu penasihat kepercayaan PM Benjamin Netanyahu.
Lalu, seperti apa isi rencananya? Menurut laporan tersebut, wilayah selatan Lebanon akan dibagi menjadi tiga zona. Setiap penarikan pasukan Israel dari zona-zona itu nggak akan serta merta. Ada syaratnya. Salah satu yang utama adalah pembubaran kelompok Hizbullah.
Artikel Terkait
Anggota DPR Habib Aboe Bakar Alhabsyi Minta Maaf ke Ulama Madura Soal Pernyataan Narkoba
Trump Kritik Pedas PM Italia Meloni Soal Sikap Netral dalam Konflik Iran
Kelangkaan Gas Elpiji Melanda Pasuruan Diduga Imbas Konflik Timur Tengah
Baleg DPR Kaji Dampak Putusan MK Soal Wewenang Eksklusif BPK Hitung Kerugian Negara