Wakil Ketua Baleg Kritik Pemberitaan Tempo Soal Merger sebagai Kebebasan yang Kebablasan

- Selasa, 14 April 2026 | 12:00 WIB
Wakil Ketua Baleg Kritik Pemberitaan Tempo Soal Merger sebagai Kebebasan yang Kebablasan

Soal isu merger sendiri, Martin mencoba meluruskan. Sebagai salah satu pendiri yang sudah lama bersama Surya Paloh, ia mengaku paham betul jalan pikiran sang ketua umum.

"Partai ini dijahit dengan semangat besar. Bukan pelengkap bilangan. NasDem akan terus ada untuk Indonesia, dengan nama Partai NasDem," imbuhnya, menegaskan.

Tanggapan dari Meja Redaksi

Dari kantor Tempo, tanggapan datang. Pemimpin Redaksi Setri Yasra menyikapi pernyataan Martin dengan cukup terbuka. Baginya, setiap penilaian atas liputan mereka adalah hak semua pihak. Bahkan, itu bisa jadi masukan berharga.

"Liputan jurnalistik tidak otomatis selesai ketika sudah terbit. Kami menghormati pelbagai penilaian tersebut," kata Setri.

Soal usulan melibatkan Dewan Pers, dia sepakat. Itu langkah yang tepat dan sesuai undang-undang untuk menyelesaikan sengketa pers. Namun, dia mengungkapkan satu hal: hingga saat ini, redaksi Tempo belum menerima hak jawab atau permintaan koreksi resmi dari pihak yang merasa dirugikan.

"Seandainya itu ada, pasti akan kami muat dalam kesempatan pertama," tutup Setri.

Nada kedua pernyataan itu jelas berbeda. Satu tegas dan penuh kecaman, satunya lagi lebih kalem dan prosedural. Yang pasti, perdebatan ini belum berakhir. Dan semua mata kini tertuju pada langkah selanjutnya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar