Yang menarik, unggahan ini muncul di tengah ketegangan Trump dengan pemimpin tertinggi umat Katolik, Paus Leo XIV. Mereka berselisih pandang soal upaya menghentikan perang di Timur Tengah. Tak lama sebelum gambar AI itu muncul, Trump sudah lebih dulu melontarkan kritik pedas. Dia menyebut Paus Leo "lemah dalam menangani kejahatan" dan punya kebijakan luar negeri yang buruk.
Lalu, mengapa gambar itu dihapus? Itu masih jadi tanda tanya besar.
Saat dikonfirmasi wartawan, Trump memberikan klarifikasi yang tak kalah mengejutkan. Dia mengaku mengira gambar itu menampilkan dirinya "sebagai seorang dokter".
Begitu kira-kira alasan yang dia sampaikan. Penjelasan itu, tentu saja, justru menambah banyak pertanyaan ketimbang jawaban. Di sisi lain, kontroversi ini menunjukkan betapa sensitifnya persinggungan antara politik, agama, dan teknologi di era digital sekarang.
Artikel Terkait
Israel Siapkan Proposal Kehadiran Militer Jangka Panjang di Lebanon Selatan
Polisi Bongkar Pabrik Pil Jin Zenith di Semarang, Satu Oknum Diamankan
Trem Kota Tua Ditunda, Pemerintah Fokuskan Prioritas pada Penyelesaian MRT
Trump Hapus Unggahan Gambar AI yang Gambarkan Dirinya Mirip Yesus, Picu Kecam