Wahyu Hidayat
Surabaya
Malam minggu di kawasan Tanjung Perak terasa berbeda akhir pekan ini. Bukan karena keramaian yang meredup, tapi justru karena kehadiran mereka yang menjaga ketenangan itu sendiri. Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim baru saja menggelar operasi patroli skala besar, sebuah langkah antisipasi untuk memastikan keamanan dan ketertiban benar-benar terjaga.
Operasi yang mereka sebut Patroli Stasioner Cipta Kondisi atau Cipkon ini, digelar bukan tanpa alasan. Menurut kabar, ada kekhawatiran soal potensi gangguan seperti balap liar atau tawuran antar remaja yang kerap memanfaatkan malam akhir pekan. Maka, personel gabungan pun disiagakan.
Pimpinan operasi dipegang langsung oleh Kabag Ren, Kompol Francoise Helena B. Mantiri. Dari Mapolres di Jalan Perak Timur, rombongan bergerak menyisir titik-titik yang dianggap rawan. Mereka melintasi Pos Lantas Jakarta, menyusuri Jalan Rajawali, hingga menengok keramaian di Kya-Kya Jalan Kembang Jepun. Kawasan Sidotopo dan Kenjeran juga tak luput dari pantauan, begitu pula Pos Pol Suramadu.
Menurut Iptu Suroto, Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, semuanya berjalan mulus.
"Tujuannya jelas, untuk menciptakan kondisi yang kondusif. Kami ingin masyarakat yang sedang beraktivitas di luar rumah bisa merasa aman dan tenang," ujarnya, seperti dikutip Senin (13/4/2026).
Hasilnya? Sampai patroli berakhir, situasi terpantau cukup damai. Titik-titik yang biasanya jadi langganan keributan atau aksi gangster pun dilaporkan dalam keadaan aman. Tak ada kejadian mencolok yang mengganggu.
"Alhamdulillah, tidak kami temukan indikasi 3C atau gangguan dari kelompok pemuda. Wilayah hukum kami terpantau aman, kondusif, dan tertib," tambah Suroto menegaskan.
Operasi seperti ini rupanya bukan kali pertama. Ini adalah bagian dari komitmen berkelanjutan kepolisian setempat. Di balik kesibukan pelabuhan, mereka berusaha menutup celah sekecil apapun yang bisa dimanfaatkan pelaku kejahatan. Agar suasana tenang di malam minggu bukan sekadar kebetulan, tapi sesuatu yang bisa diandalkan.
Editor: Redaktur
Artikel Terkait
Guru Besar Jayabaya Desak Revisi UU Kepailitan, Fokus pada Restrukturisasi Daripada Likuidasi
Nenek 72 Tahun di Subang Tewas Terikat, Diduga Korban Perampokan
Komisaris Utama PT PAL Bengawan Kamto Ditahan Usai Putusan Hakim
Puluhan Rumah Rusak Parah Diterjang Puting Beliung di Bangka Barat