Lelaki kelahiran Bojonegoro, 27 Oktober 1966 ini punya rekam jejak pendidikan hukum yang solid. Ia menyelesaikan Sarjana Hukum di UI pada 1992. Tak berhenti di sana, gelar S2 Hukum Bisnis dari Unpad diraihnya tahun 2013. Dan puncak studinya, gelar doktor dari Universitas Airlangga berhasil ia kantongi di tahun 2021.
Dunia peradilan sudah seperti rumah baginya. Liliek memulai karier dari bawah, sebagai staf di Pengadilan Negeri Karawang di tahun yang sama ia wisuda. Perjalanan karirnya membawanya hingga ke posisi Hakim Tinggi di Pengadilan Tinggi Medan, sebelum akhirnya mendapat amanah baru di MK.
Namun begitu, Liliek bukan satu-satunya wajah baru yang akan disambut sore ini. Ada juga Adies Kadir. Ia sebenarnya sudah lebih dulu mengucap sumpah, tepatnya pada awal Februari lalu, menggantikan Arief Hidayat. Dasar hukumnya adalah Keputusan Presiden Nomor 9P Tahun 2026, yang diajukan oleh DPR.
Calonnya sendiri sudah ditetapkan DPR dalam rapat paripurna akhir Januari lalu. Adies, politisi kelahiran Balikpapan 17 Oktober 1968 ini, sebelumnya dikenal publik sebagai Wakil Ketua DPR RI. Kini, ia bersiap untuk peran barunya di ranah konstitusi.
Jadi, sore ini di Menteng, ada perpisahan yang penuh penghormatan dan penyambutan yang penuh harapan. Sebuah transisi rutin mungkin, tapi selalu punya cerita sendiri.
Artikel Terkait
Kemensos Salurkan Bantuan Logistik dan Trauma Healing Pasca Gempa Flores Timur
Prabowo dan Putin Bahas Intensifikasi Dialog di Tengah Gejolak Global
Mantan Ajudan Gubernur Riau Gugat KPK Rp 11 Miliar
Kemensos dan Kemenkop Sinergi Ajak Penerima Bansos Bekerja di Koperasi