Ia mencatat 15 aksi defensif krusial dan melakukan clearance sebanyak 12 kali tiga di antaranya dengan sundulan kepala. Di udara, ia dominan, memenangkan 75% duel (3 dari 4). Soal distribusi bola, dari 35 umpan yang dicoba, 74% menemui rekan. Enam di antaranya adalah umpan-umpan berbahaya ke sepertiga akhir lapangan lawan.
Di menit-menit penutup, ketenangannya justru muncul. Pada menit ke-81, intersep pentingnya memaksa lawan hanya dapat sepak pojok. Lalu, di injury time (90 5'), ia berhasil membersihkan bola dari tendangan bebas di kotak penalti sendiri, mengamankan hasil pertandingan.
Secara keseluruhan, ia menyentuh bola 56 kali, dengan 2 intersep dan 4 recovery. Tak heran, portal statistik Fotmob memberinya rating 7.4.
Rating yang pantas untuk penampilan tanpa kompromi.
Gaya bertahan Hubner memang keras, kadang memicu kontak fisik. Tapi, di sisi lain, kehadirannya jelas memberi rasa aman. Gawang Fortuna Sittard relatif tak terlalu dihujani ancaman serius berkat perannya sebagai penyaring utama.
Dengan konsistensi seperti ini, posisinya sebagai pilihan utama di jantung pertahanan Fortuna Sittard semakin tak tergoyahkan. Pelatih pun tampaknya percaya betul pada sang bek muda.
Artikel Terkait
Kemensos dan Kemenkop Sinergi Ajak Penerima Bansos Bekerja di Koperasi
Cuaca Ekstrem Tak Ganggu Pasokan Ikan di Banjarmasin Berkat Cold Storage
Truk Angkut Limbah Besi Tabrak 8 Kendaraan di Bekasi, Diduga Gagal Rem
Polres Pelabuhan Tanjungperak Gelar Patroli Cipkon, Kawasan Rawan Aman Kondusif