Di sisi lain, Maruarar Sirait punya pandangan sendiri. Menurutnya, konsistensi PSSI dalam menyelenggarakan Piala Presiden bukanlah kerja satu dua orang. Ini hasil kolaborasi banyak pihak di ekosistem sepak bola nasional.
“Keberhasilan ini melibatkan klub, manajer, pemain, media, sponsor, pemerintah daerah, plus dukungan dari TNI dan Polri,” jelas Maruarar.
Jadi, meski formatnya mungkin berubah, semangat untuk menjadikan turnamen ini lebih baik dan meriah tampaknya tetap sama.
Artikel Terkait
Pelatih Malut United Soroti Ketidakpatuhan Pemain Usai Takluk di Kandang Sendiri
Iran Tegaskan Tak Tunduk pada Ancaman AS, Harga Minyak Melonjak
Persija Gelar Workshop Fotografi ke-5 di Sela Laga Kandang
Korban Penyekatan Air Keras Tolak Kasusnya Diadili di Peradilan Militer