Di sisi lain, Baqaei mengakui ada kemajuan di beberapa titik. Namun, perbedaan mendasar pada isu-isu kunci tetap menjadi tembok yang sulit ditembus. Semuanya kembali pada niat dan itikad baik.
“Keberhasilan diplomasi ini bergantung pada keseriusan dan itikad baik pihak lawan, serta kesediaan untuk tidak mengajukan tuntutan berlebihan,”
tulisnya lagi lewat platform X, menekankan poin itu.
Meski hasilnya tak sesuai harapan, Iran tetap menyampaikan terima kasih pada Pakistan. Negeri itu telah berperan sebagai tuan rumah dan mediator. Kantor berita Mehr melaporkan, delegasi Iran sendiri telah bertolak meninggalkan Islamabad.
Perundingan maraton yang berlangsung hampir 21 jam itu akhirnya buntu. Baik pembicaraan langsung maupun tidak langsung yang dimediasi Pakistan, semuanya berakhir tanpa terobosan berarti. Jurang perbedaan antara Washington dan Teheran ternyata masih terlalu lebar.
Tak lama setelah memberikan keterangan singkat pada media di Islamabad Minggu pagi, delegasi AS yang dipimpin Wakil Presiden JD Vance pun segera meninggalkan Pakistan. Mereka pulang dengan tangan kosong, meninggalkan sebuah perbincangan yang belum selesai dan masa depan hubungan kedua negara yang masih gelap.
Artikel Terkait
Pemerintah Kembalikan 254 Ribu Hektare Hutan Konservasi dan Selamatkan Rp11,42 Triliun
Bea Cukai Tanjung Perak Temukan Miras dan Sparepart Ilegal di Impor China
AJ Bramah Cetak 35 Poin dan Bawa Tim Yudha Juara di IBL All-Star 2026
Wali Kota Semarang Kunjungi dan Beri Bantuan kepada Korban Pembegalan di Jalan Halmahera