Iran Sebut Kegagalan Perundingan dengan AS di Islamabad Wajar karena Tingginya Ketidakpercayaan

- Minggu, 12 April 2026 | 17:15 WIB
Iran Sebut Kegagalan Perundingan dengan AS di Islamabad Wajar karena Tingginya Ketidakpercayaan

Di sisi lain, Baqaei mengakui ada kemajuan di beberapa titik. Namun, perbedaan mendasar pada isu-isu kunci tetap menjadi tembok yang sulit ditembus. Semuanya kembali pada niat dan itikad baik.

“Keberhasilan diplomasi ini bergantung pada keseriusan dan itikad baik pihak lawan, serta kesediaan untuk tidak mengajukan tuntutan berlebihan,”

tulisnya lagi lewat platform X, menekankan poin itu.

Meski hasilnya tak sesuai harapan, Iran tetap menyampaikan terima kasih pada Pakistan. Negeri itu telah berperan sebagai tuan rumah dan mediator. Kantor berita Mehr melaporkan, delegasi Iran sendiri telah bertolak meninggalkan Islamabad.

Perundingan maraton yang berlangsung hampir 21 jam itu akhirnya buntu. Baik pembicaraan langsung maupun tidak langsung yang dimediasi Pakistan, semuanya berakhir tanpa terobosan berarti. Jurang perbedaan antara Washington dan Teheran ternyata masih terlalu lebar.

Tak lama setelah memberikan keterangan singkat pada media di Islamabad Minggu pagi, delegasi AS yang dipimpin Wakil Presiden JD Vance pun segera meninggalkan Pakistan. Mereka pulang dengan tangan kosong, meninggalkan sebuah perbincangan yang belum selesai dan masa depan hubungan kedua negara yang masih gelap.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar