Menyambut Hari Bhayangkara 2026, Polda Sumsel punya cara yang cukup unik. Mereka tak cuma menggelar upacara, tapi turun langsung membenahi 40 rumah warga yang kurang mampu. Aksi serentak ini, tentu saja, disambut hangat. Banyak warga yang merasa terbantu, rumah mereka yang dulu hampir rubuh kini berubah jadi layak huni.
Di Kelurahan 13 Ulu, Palembang, suasana haru terlihat jelas Jumat lalu. Kapolda Sumsel, Irjen Sandi Nugroho, menyerahkan kunci rumah yang sudah direnovasi kepada warga korban kebakaran. Salah satunya adalah Indra Irmawan, atau yang akrab disapa Iwan. Wajahnya sumringah. Rumahnya yang sempat hancur kini berdiri lagi, lebih aman dan sehat untuk ditinggali.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumsel dan seluruh jajaran yang telah membantu membedah rumah saya," ujar Iwan.
Rasa syukur itu tak cuma untuk dirinya sendiri. Iwan juga mewakili tetangga-tetangganya di RT 18 menyampaikan apresiasi. Menurutnya, respons kepolisian saat musibah terjadi terbilang cepat dan tepat.
"Pokoknya, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya," tambahnya penuh emosi.
Rumah Iwan hanyalah satu dari puluhan yang dibenahi. Sasaran program ini jelas: warga dengan keterbatasan ekonomi, yang rumahnya sudah tidak layak karena uzur atau terkena musibah. Selain renovasi, polisi juga bagi-bagi bantuan sosial ke warga sekitar. Jadi, manfaatnya berlapis.
Artikel Terkait
Kritik Pengangkatan Nuryanti di Kemnaker, Rekam Jejak Kinerja Dipertanyakan
Angin Kencang Porak-Porandakan Peternakan Ayam di Pati, Kerugian Capai Miliaran
AHY Bagikan Sembako ke Jemaat Gereja, Dana dari Lelang Lukisan SBY
Pemerintah Tetapkan 16 Hari Libur Nasional dan 6 Cuti Bersama untuk Tahun 2026