Roket tersebut, jelasnya, diluncurkan dari sebuah platform di laut lepas Pantai Yangjiang, Guangdong. Nah, lintasan terbangnya kebetulan saja melintasi wilayah udara Indonesia, termasuk terlihat dari Bali.
Thomas juga menambahkan detail teknis. Jielong-3 ini adalah jenis roket berbahan bakar padat. Dalam misinya, ia mampu mencapai ketinggian orbit sekitar 500 kilometer di atas permukaan bumi.
Jadi, sudah jelas asalnya. Penampakan menakjubkan yang sempat bikin heboh itu ternyata hanya jejak teknologi manusia dari negara tetangga.
Artikel Terkait
Anyma Batal Tampil di Coachella Akibat Angin Kencang, Seniman Ungkap Kekecewaan
Pembunuhan Ninoy Aquino di Bandara Manila 1983: Titik Balik Perlawanan terhadap Marcos
The Meru Sanur Raih Dua Penghargaan Bergengsi Tatler Best Indonesia 2026
Pemerintah Apresiasi Meta, Beri Catatan Merah untuk Google Soal Perlindungan Anak