Jakarta – Hujan dan angin ganas menggulung Coachella dini hari itu. Di tengah keriuhan festival, sebuah pengumuman darurat tiba-tiba beredar: Anyma batal tampil. Kabar itu langsung memupus harapan ribuan penonton yang sudah menanti di depan panggung utama.
Matteo Milleri, sosok di balik proyek audiovisual Anyma, terlihat hancur. Melalui unggahan di akun X-nya, ia mengungkapkan betapa pahitnya keputusan pembatalan itu. “Saya sangat patah hati,” tulisnya, Minggu (12/4/2026). Rasa sedih dan permintaan maaf yang tulisannya itu terasa begitu jujur, jauh dari sekadar pernyataan resmi yang biasa.
Bagi Milleri, ini bukan sekadar jadwal yang kosong. Persiapan untuk pertunjukan ÆDEN itu sudah dilakoni dengan kerja keras setahun lamanya. Ia dan timnya, termasuk kru Coachella, mencurahkan segalanya. Jadi, ketika angin kencang menerjang, lebih dari sekadar rencana yang berantakan.
Artikel Terkait
AJ Bramah Cetak 35 Poin dan Bawa Tim Yudha Juara di IBL All-Star 2026
Wali Kota Semarang Kunjungi dan Beri Bantuan kepada Korban Pembegalan di Jalan Halmahera
Menteri Agama Tekankan Kolaborasi dengan Ormas di Pembukaan Muktamar Mathlaul Anwar
Presiden Prabowo Lantik Hakim Konstitusi, Anggota Ombudsman, dan Duta Besar