Jelang musim haji 2026, suasana di Tanjungpinang mulai terasa berbeda. Sebanyak 144 warganya yang akan menunaikan rukun Islam kelima itu bersiap untuk memulai perjalanan panjang. Rencananya, mereka akan masuk ke embarkasi di Batam pada tanggal 21 April mendatang. Keesokan harinya, dari Bandara Hang Nadim, barulah mereka terbang menuju Arab Saudi.
Menurut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Tanjungpinang, Tamrin Dahlan, para calon haji ini akan berangkat ke Batam menggunakan kapal. Titik keberangkatannya dari Pelabuhan Sri Bintan Pura. "Sebanyak 144 calon haji berangkat menuju embarkasi Batam menggunakan kapal melalui Pelabuhan Sri Bintan Pura pada 21 April," jelas Tamrin, seperti dilansir Antara beberapa waktu lalu.
Tentu saja, sebelum hari-H, ada serangkaian acara yang harus dijalani. Prosesi tepuk tepung tawar rencananya digelar pada 17 April di SMP Negeri 4 Tanjungpinang. Dua hari setelahnya, tepatnya 20 April, para jemaah diminta mengumpulkan barang bawaan mereka. Acara puncaknya adalah pelepasan resmi oleh pemerintah kota.
Mengenai komposisi jemaah, Tamrin memberikan rincian. Dari 144 orang tersebut, 62 di antaranya laki-laki dan 82 perempuan. Usia mereka pun beragam. Yang tertua, Aminullah, sudah menginjak 78 tahun. Sementara yang termuda adalah Hikma Ayu Sira, yang masih berusia 22 tahun.
"Seluruh persiapan terus dimatangkan guna memastikan proses pemberangkatan berjalan lancar, aman, dan tertib," tegas Tamrin. Untuk mendukung hal itu, tiga orang petugas haji khusus telah disiapkan. Tugas mereka adalah mendampingi dan memastikan pelayanan optimal selama perjalanan hingga ibadah di Tanah Suci nanti.
Di sisi lain, harapan juga disampaikan oleh Kepala Kantor Kemenhaj Kota Tanjungpinang, Mohd Zikriansyah. Ia berharap setiap tahapan ibadah bisa dilalui dengan mulus. Doanya, semua jemaah diberikan kesehatan dan kemudahan.
"Kesiapan fisik, mental, dan spiritual menjadi kunci utama," ujarnya. Zikriansyah berharap jemaah bisa mengikuti seluruh rangkaian dengan khusyuk, lalu pulang ke Indonesia dengan membawa gelar haji yang mabrur.
Soal logistik, persiapan juga sudah berjalan. Kemenhaj Tanjungpinang bersama pihak terkait mengatur transportasi untuk hari keberangkatan. Rencananya, enam unit bus akan standby untuk mengangkut jemaah dari pelabuhan menuju embarkasi di Batam.
Namun begitu, Zikriansyah juga mengingatkan soal antusiasme keluarga yang mengantar. Ia khawatir akan terjadi kepadatan di sekitar Pelabuhan Sri Bintan Pura. "Kami imbau keluarga untuk membatasi jumlah kendaraan," katanya.
Solusinya, mereka bisa memarkir kendaraan di area Tugu Sirih yang sudah disediakan. Pengaturan jalur khusus keluar-masuk kendaraan juga akan diterapkan. Tujuannya satu: menjaga lalu lintas di sekitar pelabuhan tetap lancar di tengah euforia kepergian sanak keluarga.
Artikel Terkait
Redmi Note 10 Bekas Masih Diburu di 2026, Layar AMOLED Jadi Andalan
Timnas U-20 Indonesia Masuk Grup Neraka Kualifikasi Piala Asia 2027, Hadapi Australia dan Malaysia
Petugas Lapas Karawang Gagalkan Penyelundupan Sabu yang Disembunyikan di Alat Kontrasepsi
PSG Juara Liga Champions 2025/2026 Usai Kalahkan Arsenal Lewat Adu Penalti