"Pencak silat bukan sekadar olahraga," paparnya. "Ini juga sarana membangun karakter bangsa dan memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia. Dibutuhkan kepemimpinan yang mampu mengintegrasikan aspek prestasi dan diplomasi budaya."
Di sisi lain, Akbar menyatakan kesiapan penuh pengurus di daerahnya untuk bersinergi dengan pusat, apa pun program yang nanti dijalankan. Pernyataan dukungan ini muncul bertepatan dengan digelarnya Musyawarah Nasional XVI IPSI di Jakarta, tanggal 9-11 April 2026. Munas inilah yang akan menentukan arah kepengurusan IPSI untuk beberapa tahun ke depan.
Memang, ada juga usulan agar Prabowo Subianto kembali menjabat. Namun begitu, banyak pula suara yang mendorong Sugiono sebagai penerus. "Banyak pihak yang menginginkan Sugiono menjadi penerus Bapak Prabowo, mengingat kesibukan beliau saat ini sebagai Presiden," jelas Akbar.
Ia menambahkan, Sugiono dikenal punya perhatian besar untuk memajukan pencak silat, agar bisa bersaing di kancah global. Lewat Munas ini, IPSI sepertinya punya ambisi yang jelas: mendorong pencak silat go internasional, bahkan hingga ke ajang Olimpiade. Semua itu ingin diwujudkan melalui diplomasi budaya yang digencarkan Indonesia.
Artikel Terkait
Vietnam Undang Paus Leo XIV, Kunjungan Bersejarah Diantisipasi
Wamenkominfo: AI Kunci Genjot Produktivitas dan Keberlanjutan Pertanian
Letnan Jepang Bertahan di Hutan Filipina 29 Tahun Usai Perang Dunia II
Bareskrim Lacak Aset Tersangka Penipuan Dana Syariah Rp2,4 Triliun