Oleh: Abdul Hayyu
TVRINews, Surabaya
Sabtu lalu, suasana di Airlangga Convention Center (ACC) Kampus MERR-C terasa begitu khidmat. Tanggal 11 April 2026 itu, Universitas Airlangga resmi melepas 2.605 lulusan terbarunya dalam Wisuda Periode 261. Acara ini jelas bukan sekadar formalitas. Lebih dari itu, ini adalah momen di mana para ksatria muda siap terjun, membawa nilai Excellence with Morality untuk mewarnai peradaban global.
Di hadapan ribuan wisudawan dan keluarga mereka, Rektor UNAIR Prof. Muhammad Madyan menyampaikan pesannya. Tantangan di luar kampus, menurutnya, menuntut para alumni untuk benar-benar memegang teguh nilai-nilai HEBAT: Humble, Excellent, Brave, Agile, Transcendent.
“Ilmu yang kalian miliki harus dibekali moral dan etika. Kalian tidak boleh berjalan sendirian,” tegasnya.
Prof. Madyan menambahkan, “Melainkan harus saling bergandeng tangan dalam Ikatan Alumni UNAIR untuk menorehkan manfaat nyata bagi masyarakat.”
Dari ribuan wisudawan, ada kelompok yang mendapat sorotan khusus: 155 lulusan dari Sekolah Pascasarjana (SPS). Mereka disebut sebagai “Wisudawan Berdampak”, yang diharapkan mampu menjawab persoalan global yang semakin kompleks. Hadir mendampingi rektor, Direktur SPS Prof. Achmad Chusnu Romdhoni turut memberikan warna tersendiri.
Artikel Terkait
Juventus Kalahkan Atalanta 1-0, Kokoh di Posisi Empat Klasemen
Paus Leo XIV Serukan Penghentian Perang dan Kembali ke Meja Dialog
Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Sumba Timur Dini Hari, Tak Ada Laporan Kerusakan
KPK Beberkan Modus dan Nilai Rp 2,7 Miliar dalam OTT Bupati Tulungagung