Menurut Sugiono, salah satu pokok pembicaraan utama nanti adalah kerja sama energi. Isu pasokan minyak alternatif kemungkinan besar akan mengemuka.
"Salah satu yang akan dia bicarakan juga itu. Karena ini merupakan sesuatu yang sangat-sangat strategis bagi bangsa Indonesia," tegasnya.
Tak hanya itu. Agenda juga mempertemukan Prabowo dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Pertemuan puncak ini diharapkan bisa membahas banyak hal, dari peta politik dunia yang terus berubah hingga kondisi energi yang mempengaruhi banyak negara.
"Beliau akan bertemu dengan Presiden Putin, juga akan membahas mengenai geopolitik dunia dan juga yang pasti membahas tentang situasi energi," pungkas Sugiono.
Jadi, semua mata kini tertuju pada persiapan dan hasil dari lawatan penting ini. Dampaknya bagi ketahanan energi nasional, tentu saja, jadi hal yang paling dinantikan.
Artikel Terkait
Iran Setujui Gencatan Senjata Dua Pekan, Perundingan Damai dengan AS Segera Dimulai di Islamabad
KPK Tangkap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dalam OTT Jawa Timur
Harga Emas Anjlok 12% pada Maret 2026, Catat Bulan Terburuk Sejak 2013
Presiden Prabowo Akan Temui Putin di Moskow Bahas Geopolitik dan Energi