Satpam di Surabaya Bobol TK Tempatnya Bekerja, Curi Rp43 Juta

- Jumat, 10 April 2026 | 15:30 WIB
Satpam di Surabaya Bobol TK Tempatnya Bekerja, Curi Rp43 Juta

Bambang sudah bekerja sebagai penjaga sekolah itu selama tiga tahun. Tapi, menjelang hari raya, niatnya berubah. Dengan perencanaan yang cukup matang, ia bertindak seorang diri. Pagar sekolah dibobolnya dengan batu paving, lalu aliran listrik dimatikan. Ia juga merusak kamera CCTV. Tujuannya jelas: menghapus jejak.

Dengan kondisi sekolah yang sepi karena libur, ia leluasa masuk. Menggunakan obeng dan pisau, pintu ruang kepala sekolah pun akhirnya jebol. Di dalam, tumpukan uang tunai sebesar Rp43 juta yang tergeletak di meja langsung ia gasak.

Ironisnya, setelah beraksi, Bambang justru melaporkan kejadian pencurian ini kepada polisi. Sayangnya, alibi dan keterangannya terasa janggal. Ada yang tak beres. Kecurigaan aparat pun muncul, dan penyelidikan mendalam akhirnya mengarah kembali kepada si pelapor sendiri.

Polisi kemudian mengamankan barang bukti. Obeng, pisau, dompet, dan tas yang dipakai menyimpan uang hasil curian berhasil disita. Kini Bambang mendekam di tahanan. Ia terancam hukuman penjara lebih dari lima tahun untuk perbuatannya itu.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar